oleh

Pelatihan E-COMMERCE Dorong Daya Saing UMKM

PALEMBANG – Perkembangan usaha dan ekonomi yang memasuki era digital 4.0 mengiring BRI Cabang Palembang Sriwijaya mengelar pelatihan 10 ribu Usaha mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Palembang agar lebih melek teknologi.

Pimimpin Cabang BRI Palembang Sriwijaya, M Syarif Budiman kegiatan ini untuk memberikan pelatihan terkait management, enterpreneur, keuangan hingga e-commerce agar para UMKM kemampuan management dan pengelolaan yang lebih baik dan paham kondisi bisnis terutama di era 4.0.

Selain itu, sambung dia, menyosialisasikan produk produk BRI kepada UMKM sebab sejauh ini yang mind set para pelaku usaha terhadap BRI itu hanya pinjaman. Padahal mereka bisa memanfaatkan produk yang sesuai unit usaha mereka seperti mobile banking BRI, brilink, Simpedes dan lainnya. “Jadi tidak hanya pinjaman saja banyak produk BRI yang bisa digunakan . Disini kami lakukan literasi dan inklusi, ” ucapnya pelatihan UMKM di hotel Novotel Palembang, Kamis.

Dikatakan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kota Palembang wajib melek penggunaan pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet dan aplikasi alias e-commerce. “Untuk memberikan pemahaman terhadap para pelaku UMKM, Bank BRI Cabang Palembang Sriwijaya memberikan pelatihan kepada para pelaku

Ia menerangkan dalam industri 4.0 saat ini para konsumen pada umumnya membeli dagangan hampir semuanya melalui e-commerce. Maka itu para pelaku UMKM wajib melek mengenai pemasaran barang dagang melalui dunia maya tersebut. “Pelaku UMKM harus paham mengenai bisnis daring. Orang pesan pempek saja tinggal lewat aplikasi sudah tersedia,” ujarnya.

Diakuinya, digital marketing melalui e-commerce menjadi tonggak utama dalam berjualan di era milenial saat ini. Bahkan menurut riset para pembeli yang datang langsung ke warung atau ke toko sudah hampir jarang sekali.

Persentasenya 60 persen pembeli lebih menyukai duduk santai menunggu pesanan melalui e-commerce, sementara 40 persen pembeli lebih menyukai bertemu langsung pedagang.
“Meski barang dagangan tradisional tetap saja pelaku UMKM harus melek teknologi. Karena sekarang konsumen mau semua pesanannya serba instan,” jelas Syarif.

Selain memberi materi e-commerce bank BRI juga, BRI juga memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM bagaimana pentingnya memiliki kemampuan manajerial yang terencana serta merencanakan keuangan yang baik dan benar. “Jadi melalui pelatihan ini kita berkeinginan agar UMKM miliki kemampuan manajerial yang baik dan melek akan teknologi dalam melakukan penjualan,” terangnya. (yun)

Komentar

Berita Lainnya