oleh

Pelimpahan Tahap II Kasus Korupsi Retribusi Parkir, Akhirnya DE Ditahan

PRABUMULIH – Penyelidikan kasus dugaan korupsi retribusi parkir pada 2015, menimbulkan kerugian negara Rp 440 juta memasuki babak akhir. Informasi dihimpun Sumeks.Co, Kamis sore (20/2), penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Prabumulih melakukan pelimpahan tahap II ke Kejari.

Hanya saja, hanya satu tersangka berinisial DE selaku pengelola parkir beserta barang bukti. Sementara itu, satu tersangka lainnya berinisial SR, belum bisa dilimpahkan karena sakit.

Kejari, Topik Gunawan dikonfirmasi melalui Kasi Pidsus, Wan Susilo Hadi SH menjelaskan, kalau baru satu tersangka berhasil dieksekusi penahanannya.

“Sementara itu, tersangka lainnya belum bisa dieksekusi. Karena, sakit dan tidak memungkinkan dan dilakukan penundaan,” jelasnya kepada awak Sumeks.Co.

Tersangka DE sendiri, usai pelimpahan langsung ditahan dan diserahkan Rutan Kelas I Pakjo, Palembang.

“Sedangkan, tersangka SR akan dijadwalkan pelimpahan tahap II secepatnya. Begitu, kondisi tersangka SR sehat akan dilakukan eksekusi. Soal penahanannya, tergantung pertimbangan JPU,” aku Mantan Kasi Intel Kejari Lambar.

Pihaknya sudah berkordinasi dengan penyidik Polres Prabumulih dan juga Kuasa Hukum SR untuk penjadwalan ulang, pelimpahan berkas tahap II-nya.

“Termasuk pemeriksaan dan juga penyerahan barang bukti. Kita kenakan Pasal 2 dan 3 Jo Pasal 55 UU Tipik55/2001 dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” bebernya.

Setelah semua berkas lengkap, kata dia, kasusnya akan dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang untuk segera disidangkan. “Hingga akhirnya, kedua tersangka divonis atas dugaan korupsi dilakukan dan menimbulkan kerugian negara,” tutupnya. (ktr-2)

Komentar

Berita Lainnya