oleh

Pembakar Istri dan Rampok Sopir di Palembang Ini Terpaksa Ditembak Polisi

SEKAYU – Sepak terjang Wirohman alias Wito (33) sudah sangat meresahkan. Banyak laporan polisi atas nama warga dusun 1, desa Nganti, kecamatan Sanga Desa, kabupaten Musi Banyuasin itu.

Dua diantaranya cukup serius, membakar istrinya hingga meninggal dan menganiaya dan merampok seorang sopir di Palembang. Nah, hari ini Kamis (14/11/2019) petualangan kriminal Wirohman berakhir.

Tersangka sukses diringkus anggota Polsek Sanga Desa. Penangkapan ini berkas informasi warga yang mengetahui keberadaan tersangka.

Petugas dipimpin langsung Kapolsek Sanga Desa, Iptu Beni Okimu dan Kanit Reskrim Ipda Lekat Haryanto langsung bergerak menangkap Wirohman.

Rupanya proses penangkapan tak berlangsung mulus. Tersangka enggan ditangkap dan melakukan perlawanan. Berbekal Senpi rakitan laras panjang jenis kecepek tersangka mengarahkannya kepada petugas Polsek Sanga Desa yang akan menangkapnya. Alhasil polisi terpaksa memberikan tindakan tegas demi keselamatan anggota.

Petugas melumpuhkan tersangka dengan menembak kaki kirinya. Rupanya Wirohman tak menyerah. Dia bahkan lebih keras melawan, saat tersangka kembali mengarahkan Senpira miliknya, polisi terpaksa kembali menembak dan mengenai perut.

Yang bersangkutan kemudian dilarikan ke Puskesmas Ngulak hingga dirujuk ke RSUD Sekayu dengan pengawalan ketat petugas.

“Kita amankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senpi rakitan laras panjang jenis kecepek, satu pucuk senapan angin beserta 1 kantong plastik kecil peluru senapan angin, satu bilah celurit, satu botol bubuk mesiu, kip, 4 buah timah dan serabut kelapa, 1 buah bong, 2 buah pirek kaca, 4 buah korek api dan 2 bilah pisau dari tangan yang bersangkutan,” urai Kapolsek Sanga Desa Iptu Beni Okimu melalui Kanit Reskrim Ipda Lekat Haryanto.


Iptu Lekat juga menjelaskan yang bersangkutan setidaknya terlibat dalam 5 laporan polisi yang berbeda kasusnya. Terakhir tersangka dilaporkan oleh korban Romsan (46) seorang sopir, warga Lr Tangga Takat laut, Palembang.

“Dia merampok sopir yang lewat di kawasan PT Wahana, menggunakan sepeda motor kemudian menodongkan senjata api ke sopir truk. Lalu mengambil uangnya,” ujar Iptu Lekat.

Kasus lainnya tersangka, lanjut Iptu Lekat, terlibat kasus pembakaran istrinya. “Kejadiannya juga tahun 2018, korban merupakan istrinya dan meninggal dunia,” pungkasnya. (kur)

Komentar

Berita Lainnya