oleh

Pembangunan Turap RS Kusta Makan Korban

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Berkas dua tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan turap penahan air sungai RS Kusta Dr Arivai Abdullah oleh PT Palcon Indonesia tahun anggaran 2017, resmi dilimpahkan jaksa Kejati Sumsel.

Dua tersangka itu yakni, Junaidi, direktur PT Palcon Indonesia dan Rusman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga merupakan oknum ASN RS Kusta sebagai Kasubag Rumah Tangga.

Sebanyak dua bundel berkas diserahkan langsung oleh Kasi Penuntutan Pidsus Kejati Sumsel, Senin (11/10), yang diterima petugas Panitera Muda Tipikor PN Palembang Cecep Sudrajat SH MH.

Diwawancarai usai pelimpahan berkas dua tersangka, Naimullah mengatakan bahwa setelah diperiksa oleh petugas Panitera Tipikor PN Palembang, berkas perkara tersebut dinyatakan lengkap dan diterima.

“Setelah diperiksa dan diterima selanjutnya hanya tinggal menunggu penetapan oleh PN Palembang, diantaranya jadwal persidangan serta perangkat majelis hakimnya,” kata Naim.

Naim menjelaskan bahwa perkara dugaan korupsi yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2017 dengan nilai pagu sebesar kurang lebih Rp.12 miliar, dalam pelaksanaannya adanya dugaan pengurangan volume proyek oleh tersangka.

“Untuk pembangunannya juga hingga saat ini belum selesai hingga patut diduga negara mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp4 miliar,” jelas Naim.

Atas perbuatannya, lanjut Naim, kedua tersangka diancam sebagaimana dimaksud dalam dakwaan primer Pasal 2 ayat (1), pasal 3 UU No.20 tahun 2001 perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana.

“Kalau ancaman pidananya sebagaimana Pasal yang dimaksud maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya