oleh

Pemberian Izin Toko Waralaba di Banyuasin Harus Selektif 

BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Banyuasin melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banyuasin telah memberikan izin pendirian sebanyak 33 toko waralaba.

Dengan makin banyak berdirinya usaha waralaba itu, Ketua Kadin Banyuasin Fauzi berharap kepada Pemkab Banyuasin agar selektif dalam memberikan izin kepada toko waralaba,  karena jika asal berikan izin. Dikhawatirkan, dapat mematikan usaha kecil menengah di banyuasin. “Itu harus diperhatikan, “katanya.

Ali Sadikin,  PLT Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banyuasin mengatakan sudah ada berdiri 33 toko waralaba tersebut.

“Akan tetapi dari 33 toko waralaba itu,  ada beberapa yang kita berikan izin hanya selama tiga tahun lamanya. Dan tidak dapat diperpanjang, “kata.

Mengapa hanya diberikan izin selama tiga tahun,  karena beroperasional dan berdirinya toko waralaba itu sebelum adanya peraturan bupati Banyuasin Nomor 84 tahun 2013 terutama pasal 8 ayat 2.

Dimana dalam aturan perbup itu,  minimarket yang memiliki jaringan retail luas dan/atau waralaba secara nasional berjarak minimal 500 meter dari pasar tradisional yang berada di jalan nasional,  provinsi dan kabupaten. 

Kemudian minimarket yang memiliki jaringan retail luas dan/atau waralaba secara nasional berjarak minimal 500 meter dari minimarket memiliki jaringan retail luas lainnya,  yang berada di jalan nasional, provinsi dan kabupaten.

Sedangkan toko waralaba yang mendapatkan izin operasional selama lima tahun,  ia menambahkan kalau tidak ada masalah sama sekali. “Karena telah penuhi syarat dan lain sebagainya, “bebernya.

Diakuinya dalam pendirian toko waralaba selain diatur dalam perbup,  juga diatur dalam perda nomor 03 tahun 2015 tentang penataan, pembinaan dan penyelenggaraan izin usaha waralaba,  pusat perbelanjaan dan toko modern. (qda)

Komentar

Berita Lainnya