oleh

Pemblokiran Medsos, ini Kata Pengusaha-Pengguna

PENDOPO – Pemblokiran sejumlah media sosial (Medsos) oleh pemerintah melalui Menko Polhukam Wiranto, ternyata dikeluhakan sejumlah masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Bahkan, sejumlah masyarakat yang mendesak agar Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) untuk mengambil langkah dengan menggugat pemerintah atas dibatasinya akses medsos itu.

“Saya sudah komunikasi dengan YLKI Lahat Raya yang meliputi (Lahat, Pagaralam, Muara Enim, dan PALI), meminta agar menggugat pemerintah karena membatasi akses medsos. Tetapi tidak tahu digubris atau tidak. Yang pastinya, Saya selaku konsumen butuh layanan terbaik dari jaringan provider, karena saya sudah membeli kuota sangat mahal, tapi terhambat aktivitasnya,” ungkap Rivolis, wartawan di Kabupaten PALI.

Hal senada diungkapkan Guntur, salah satu pengusaha counter di Kabupaten PALI yang menyayangkan kebijakan pemerintah yang memblokir akses medsos ini, karena berdampak ke pengusaha counter.

“Imbasnya saya tidak bisa mengisi pulsa ke para pelanggan saya, sejak pagi ini sudah ada puluhan pelanggan saya yang hendak mengisi pulsa ke saya, tetapi menjadi tertunda. Bisa jadi karena kebijakan pemblokiran akses medsos, yang membuat saya tidak bisa mengisi pulsa ke pelanggan,” keluhnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya