oleh

Pembunuh Calon Pendeta Cantik Akhirnya Dituntut Hukuman Mati

-Hukum-67 views

SUMEKS.CO – Dua terdakwa kasus pembunuhan dan pencabulan terhadap calon pendeta cantik, Melindawati Zidomi (24), yaitu terdakwa Nang dan Hendri akhirnya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU dengan hukuman mati. Sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Kayu Agung, hari ini, Rabu (9/10).

Berdasarkan fakta persidangan, JPU sangat yakin bahwa kedua terdakwa terbukti memenuhi unsur pasal pembunuhan berencana (340 KUHPidana).

Kepala Kejaksaan Negeri  OKI,  Ari Bintang  Prakoso saat dikonfirmasi SUMEKS.CO menegaskan bahwa  latar belakang tuntutan mati sudah sesuai fakta persidangan.

“Kedua terdakwa terbukti melakukan pemerkosaan dan pembunuhan dan sudah direncanakan terlebih dahulu.  Berdasarkan fakta tersebut dapat dibuktikan pasal 340 KUHP,” tegasnya. Dan menurut Kajari, tidak ada hal yang meringankan bagi kedua terdakwa .

Sementara, kuasa hukum terdakwa, Candra Eka Septiawan SH mengatakan bahwa minggu depan pihaknya akan mengajukan pembelaan (pledooi)  dan berharap klien-nya mendapatkan hukuman seringan-ringannya.”Karena klien kami tidak melakukan pembunuhan berencana,” tegasnya.

Sementara, kedua terdakwa Nang dan Hendri saat digiring petugas keluar ruang sidang mengaku sangat menyesal. Keduanya mengaku pasrah. Dan berharap pembelaan yang diajukan nantinya dapat diterima majelis hakim.

Seperti diwartakan, calon pendeta Melinda Zidemi  ditemukan warga di Areal PT PSM Divisi 3 Blok Blok F19 Dusun Sungai Baung, Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI, 26 Maret lalu.

Berdasarkan kronologi korban Melindawati dan Nita Pernawan berangkat dari divisi 4 dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo Warna Hitam List Merah menuju ke Pasar Jeti sekitar pukul 17.00 WIB.

Kemudian kedua korban pulang menuju Camp Di divisi 4, namun sebelum sampai, tepatnya di divisi 3, korban di hadang kedua terdakwa di jalan dengan cara jalan di blokir menggunakan batang kayu balok.  Saat itulah terjadi tindak pidana pembunuhan. (uni)

Komentar

Berita Lainnya