oleh

Pembunuh Ketua Komunitas Waria Masih Diburu!

-Hukum-844 views

PALEMBANG – Usai pemakaman Ismail Effendi alias Ita (56), Selasa (19/2), keponakan korban, Andi Putra Wijaya (39) mendatangi Polsek Ilir Barat (IB) I.

Keluarga korban melaporkan kejadian pembunuhan yang menimpa pamannya pada Sabtu (16/2) lalu.

Dihadapan petugas, Andi Putra Wijaya (39) menceritakan, saat dirinya datang pada Sabtu (16/2) sekitar pukul 10.00 Wib, pintu salon sekaligus rumah korban masih terkunci.

Selanjutnya pada malam harinya, dirinya dan istrinya, Eka Ria (32) datang kembali tapi rumah tersebut masih terkunci.

Namun lampu di dalam rumah masih menyala. “Bini aku ngintip dari jendela. Ruponyo teliat motor dan tangan korban,” katanya saat membuat laporan di Mapolsek IB I.

“Terus aku cari batu untuk buka gembok pintu rumah itu, tapi gagal. Terus pinjem martil samo tetangga,” ungkapnya.

Setelah pintu terbuka, Andi langsung mencium bau busuk dan melihat tubuh korban sudah terlentang.

“Setelah di otopsi, katanya ada luka di bagian kepala dan leher,” bebernya.

Kapolsek IB I Kompol Masnoni didampingi Panit Reskrim Iptu Irsan mengatakan, usai kejadian pihaknya langsung olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ditemukan bekas darah, pisau yang ada di kamar mandi, dan kayu balok dekat tubuh korban.

“Untuk saat ini sudah tiga saksi yang kami periksa. Mengenai motifnya masih dalam penyelidikan,” tuturnya.

Dikatakan Masnoni, korban merupakan Ketua Komunitas Waria dan dikenal sangat tertutup.

Saat di TKP, tetangga tidak mendengar suara teriakan di dalam rumah korban. Sehingga tidak tahu jika korban tewas dibunuh.

“Sebelumnya korban habis menerima dana bantuan dari pemerintah sebesar Rp7 juta. Uangnya dibelikan sepeda motor. Untuk sisanya belum tahu ada berapa,” ungkapnya.

Diduga, sebut dia, korban dihabisi oleh orang terdekat. Sedangkan barang korban yang hilang baru diketahui dua unit HP.

“Dari hasil otopsi, korban mengalami luka di kepala bagian kanan, jakun sedalam 8 cm dan pergelangan tangan. Diduga sebelum dibunuh korban sempat melawan,” pungkasnya. (wly)

Komentar

Berita Lainnya