oleh

Pembunuh Ojol Pangkalpinang Ditembak di OKI

SUMEKS.CO- OKI- Tim Gabungan Polres Pangkalpinang dan Polres OKI berhasil meringkus tersangka pembunuhan tehadap korban Ayu. Pihak kepolisian terpaksa harus melepaskan tembakan sebanyak tiga kali untuk melumpuhkan pelaku, Abdullah Yahya (32), warga OKI ini.

Polisi terpaksa menembak  kedua kaki tersangka karena mencoba kabur dan melawan petugas saat hendak ditangkap, Kamis malam (19/11). Dia ditangkap  di tempat persembunyiannya, tempat rumah rekannya, Dusun Talang Batin, Desa Pulau Geronggang, Pedamaran Timur, OKI.

Diketahui, tukang Ojol bernama Ayu (27), warga jalan Kerabut, Jerambah Gantung, Gabek, Pangkal Pinang ini  menjadi korban pembunuhan sadis. Korban ditemukan di dalam karung oleh Purtanto, pekerja di belakang Kamar Penginapan No 11 Dewi Residen II Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020).

Pelakunya sempat buron, dan kini tertangkap berkat kerjasama Polres Pangkal Pinang dan OKI.  “Kami bersama tim gabungan berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan yang sangat sadis ini,” jelas Kasat Reskrim, AKP Adi Putra, Sabtu (21/11).

Pihak kepolisian terpaksa harus melepaskan tembakan karena pelaku berupaya melarikan diri. Sehingga dilakukan tindakan tegas terukur. “Karena mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan. Kita lakukan upaya tegas dan terukur,” imbuhnya.

Saat tiba di bandara,  terlihat pelaku didorong dengan kursi roda. Dan  kedua kaki pelaku terkena tiga tembakan polisi ini tepat bersarang di lutut kiri, kanan dan mata kaki.

Ojol korban pembunuhan

Saat ini, tim akan melakukan pemeriksaan terhadap Yahya untuk melengkapi beberapa berkas. Ada beberapa hal yang harus dilengkapi dan dipenuhi. Berdasarkan atas hasil pemeriksaan sementara, dalam menjalankan aksinya, Yahya juga ssmpat mengaku sebagai karyawan bank kepada korban.

“Pelaku merayu korban berpura-pura sebagai karyawan bank, melakukan pendekatan ingin menguasai barang korban. Bahkan sempat menjanjikan akan menikahi korban. Saat akan menguasai harta korban, ternyata korban berteriak dan langsung dihabisi. Setelah itu pelaku langsung kabur,” urainya.

Pelaku diterbangkan dari Palembang ke Pangkalpinang dengan pesawat NAM Air. Dia dibawa dan dikawal tim Naga yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra.

Pesawat tiba di bandara Depati Amir Pangkalpinang sekitar pukul 11.50, selanjutnya tersangka A langsung dibawa pihak kepolisian Polres Pangkalpinang.

Dengan duduk di kursi roda, pelaku terlihat tertunduk lesu saat digiring Tim Naga. Dengan menggenakan baju kemeja biru dan mengenakan topi, dia hanya bisa pasrah dan sesekali melihat sekitar bandara.(tob/babelpos/tejo/cm)

Komentar

Berita Lainnya