oleh

Pembunuh Tetangga Menggunakan Cangkul Ditangkap di Pakjo

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Belum sampai waktu 1×24 Jam, Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap pelaku pembunuhan dengan menggunakan cangkul, Darwin alias Sangkut (42), warga Jl KH Wahid Hasyim, Lr Kedukan RT 19, Kelurahan 5 Ulu, Palembang terhadap korban Anwar (55) yang tidak lain tetangganya sendiri. Tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya, Kamis (23/9) sekitar pukul 06.00 WIB.

Aksi tersebut dilakukan tersangka Sangkut, Rabu (22/9) sekitar pukul 15.30 WIB di dekat rumah korban.

Kepada polisi, tersangka Sangkut mengaku membunuh korban karena dendam. Korban sempat memaki saat dirinya meminta uang tapi tidak diberi. Kemudian, tersangka melihat korban sedang duduk teras rumah yang sedang direnovasi.

Tersangka langsung datang mengambil satu buah alat cangkul yang berada di tumpukan pasir tidak jauh dari korban duduk. Secara diam-diam melewati belakang rumah korban yang saat itu sedang menggunakan handphone. Tanpa sadari tersangka langsung mengayunkan cangkul dipegangnya dari arah belakang ke bagian kepala korban sebanyak 4 kali.

Tak ayal, kepala korban terluka dan banyak mengeluarkan darah. Atas kejadian tersebut korban langsung dilarikan di RS Bari Palembang dan setelah jam kemudian korban meninggal dunia.

Aksi penganiayaan yang menyebabkan korban Anwar meninggal itu dilaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang. Petugas Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang yang menerima laporan, langsung menuju lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar adanya kejadian ini, pelaku kita tangkap belum sampai waktu 1×24 jam. Saat itu kita tangkap di Jl Inspektur Marzuki tepatnya Pakjo Palembang,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail dibincangi SUMEKS.CO.

Selain mengamankan tersangka Sangkut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah alat cangkul tajam pada bagian ujung besinya dan satu lembar baju korban terdapat noda lembar darah.

“Atas ulahnya pelaku akan kita jerat pasal 338 dan 351 pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman kurungan penjara paling lama 15 tahun penjara,” tutupnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya