oleh

Pembunuhan Mahasiswi Unib Akhirnya Meninggal

BENGKULU– Sempat dikabarkan membaik usai mendapatkan perawatan intensif selama 3 hari di RS Bhayangkara, Jumat (21/12) malam, pelaku pembunuhan Wina Mardiani mahasiswi semester V Universitas Bengkulu, yakni Pardi alias Pa akhirnya meninggal pukul 21.40 WIB.

MENINGGAL : Jenazah Pardi alias Pa saat dibawa ke kamar jenazah RS Bhayangkara, Jumat (21/12) malam. (foto : ist/rb)

Pardi yang sempat kabur ke Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan tersebut menghembuskan nafas terakhirnya akibat luka  percobaan bunuh diri yang dilakukannya.

Sebelumnya, ketika dibawa ke Bengkulu, Pardi memang sudah dalam kondisi kritis. Ini lantaran percobaan bunuh diri yang dilakukannya dengan menggantung leher dan menusuk perut bagian kiri.

Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP. Indramawan Kusuma Trisna.

“Benar tersangka Pardi meninggal dunia malam ini, jantungnya tiba-tiba berhenti berdetak.  Sudah di lakukan pertolongan medis namun nyawanya tidak tertolong,” jelas Indramawan.

Diketahui sebelumnya Pardi mengalami luka tusukan perut di sebelah kiri sehingga kondisi kritis. Sudah dilakukan perawatan medis di RS Bhayangkara hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Dari hari Jumat kemarin tersangka belum bisa diajak bicara hingga sampai meninggal dunia, karena tersangka telah meninggal dunia kita jadi tidak bisa mendalami motif pembunuhan tersangka terhadap almarhumah wina,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan jenazah Pardi masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara. “Selanjutnya belum dapat dipastikan jenazah akan dimakamkan dimana,” pungkasnya. (cw5)

Komentar

Berita Lainnya