oleh

Pemda PALI Bakal Lakukan Upaya Hukum

-Sumsel-301 views

PALI – Terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan Bupati Ir H Heri Amalindo MM diduga korupsi ratusan miliar rupiah tahun 2014-2015 dibantah keras oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan akan menempuh jalur hukum.

Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) PALI ,Syahron Nazil didampingi Kepala BPKAD Kabupaten PALI, Inspektorat dan Bagian Humas Pemkab PALI langsung melakukan konferensi pers, Selasa (3/12) di Aula Kantor Bupati PALI Kilometer 10.

“Kita akan mempertimbangkan menempuh jalur hukum. Karena, beberapa berita itu dinilai tendensius dan mendiskriditkan yang bisa menggiring opini masyarakat yang berdampak pada kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tegasnya.

Dijelaskan Syahron Nazil, bahwa ada beberapa hal yang dinilai cukup janggal pada isi pemberitaan dibeberapa media online yang salah satunya menyebut proyek perluaaan RSUD Talang Ubi yang fiktif.

“Kami sudah cek, tidak ada proyek perluasan rumah sakit yang ada penambahan ruang inap VIP yang anggarannya sekitar Rp2,8 M. Dan itu bukan perluasan, namun meninggikan bangunan atau menambah lantai keatas berupa ruangvrawat inap,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakanya, bahwa ada lagi yang menyebut Bupati PALI menerima tanah hibah dari saudara Ridwan seluas 40 hektar kemudian dibalik namakan lalu dijual untuk pembangunan kantor BPKAD.

“Sama sekali tidak ada hibah seluas 40 hektar, karena luas bangunan BPKAD hanya lebih kurang 1,6 hektar. Tanah tersebut sudah dibuat sertifikat dan sampai saat ini tidak ada masalah,” terangnya.

Ditegaskanya, bahwa pada garis besarnya berita tersebut tidak benar dan sangat keliru. “Kita telah lakukan langkah hukum, karena ini salah satu opini yang menyesatkan serta mencemarkan nama baik personal, dalam hal ini Bupati,” katanya.

Sekda juga akui bahwa Pemkab PALI tidak anti kritik, namun tetap terbuka menerima masukan atau kritikan. “Kami siap menerima masukan sebagai kontrol, namun kritik harus sesuai fakta dan harus berimbang, bukan tendensius,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya