oleh

Pemerintah Sosialisasi Legalisasi Daging Celeng

MURATARA – Jika selama ini peredaran daging ‘celeng’ dianggap tabu dan sering diselundupkan masyarakat dengan cara ilegal. Kini Pemerintah sudah menyiapkan jalur khusus untuk melegalisasi pendistribusian daging babi hutan ke sejumlah wilayah.

Hal itu diungkapkan secara langsung tim‎ dari Balai Karantina Pertanian (BKP) kelas I Palembang‎ saat bertandang ke Mura- Muratara, Jumat (14/6). Mereka menegaskan, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah bekerja sama untuk memberikan jalur khusus bagi masyarakat yang memproduksi daging babi hutan.

Dokter hewan dari BPK kelas I Palembang, Fitria mengaku selama ini meihat banyak kasus dan temuan daging celeng yang di stop di pelabuhan Bakauheni-Merak. Karena diselundupkan secara ilegal (tanpa izin otoritas resmi,red). Setelah di telisik, sejumlah daging babi hutan itu rata-rata dari wilayah Sumatera Selatan, Empat Lawang, Mura, Muratara, Banyuasin dan lainnya.

“Sekarang Pemerintah merespon masalah itu, kita akan legalisasi pendistribusian daging celeng ke daerah tertentu. Supaya peredaran daging ceeng termonitor dan tidak meresahkan masyarakat,” ucapnya.

Bagi masyarakat yang berminat mendistribusikan daging celeng, bisa mengurus surat izin resmi atau surat jalan ke Pemerintah.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya