oleh

Pemerintah tak Bisa Atasi Karhutla

PALEMBANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumsel sepertinya tidak bisa diatasi oleh pemerintah. Buktinya, makin hari kabut asap yang menyelimuti udara Palembang khususnya dan Sumsel umumnya makin pekat. Padahal, pekan lalu huja sudah turun. Tetapi kabut asap masih menyelimuti udara Palembang dan makin pekat.

Pantauan SUMEKS.CO, Rabu (23/10), kabut udara sudah terlihat sejak Selasa (22/10) pukul 18.00 WIB dan makin pekat sampai Rabu pagi. Jarak pandang kendaraan pada pukul 06.00 hanya 200 meter. Itu pun kendaraan harus menyalakan lampu. Kendati demikian, warga tetap melakukan aktivitas seperti tidak terjadi apa-apa. Sekolah pun kembali aktif setelah diliburkan pada pekan lalu.

Endi, salah satu warga mengaku kecewa dengan ketidakseriusan pemerintah dan aparat dalam menegakkan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Sebab, api tidak akan ada kalau tidak ada yang membakar.

“Pemerintah dan aparat harus tegas menindak pelaku pembakaran hutan,” kata Endi, Rabu (23/10).

Dia meminta pemerintah daerah kembali menggencarkan Salat Istisqa agar turun hujan. Tidak ada cara lain mengatasi asap selain hujan.

“Udara makin panas. Kita berjalan di siang hari seperti melintasi tungku api,” pungkasnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya