oleh

Pemilik dan Sopir Bus Sriwijaya yang Jatuh ke Jurang Liku Lematang Jadi Tersangka

SUMEKS.CO – Kasus kecelakaan bus Sriwijaya rute Bengkulu-Palembang yang menewaskan 35 orang dan 13 orang selamat setelah menabrak beton dan terjun ke sungai di Liku Lematang, Kota Pagar Alam, akhir tahun 2019 lalu, polisi menetapkan pemilik dan sopirnya jadi tersangka. Setelah berkas kasusnya sudah lengkap dan dinyatakan P21.

“Untuk kasus kecelakaan bus Sriwijaya ini sudah P21. Dan ini kasus pertama terjadi di Indonesia, pemilik perusahaan bus dijerat hukuman,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra ditemui di Mapolda usai memberikan penghargaan kepada personil yang berprestasi, Senin (21/9/2020).

Kapoldamengungkapan, penanganan kasus kecelakaan bus Sriwijaya ini memang terbilang memakan waktu lama, dikarenakan membutuhkan keterangan saksi ahli dalam menetapkan tersangka.

“Kenapa lama? Ya, karena ini kasus pertama di Indonesia yang ditangani. Banyak hal yang masih harus dipenuhi, seperti saksi-saksi, ahli dan semua pihak terkait,” ungkap Kapolda.

Kepolisian, dalam hal ini Polres Pagar Alam yang menangani kasus ini melibatkan banyak unsur. Baik dari dinas perhubungan, pemilik, ahli, termasuk jajaran Polda Bengkulu.

“Dari bukti permulaan, pemilik PO bertanggungjawab atas kecelakaan itu yakni Direktur PO bus sekaligus pemilik bus PT Sriwijaya, M Rizady jadi tersangka bersama sopir,” katanya.

Namun, untuk sopir bus bernama Ferry Agus kini kasusnya sudah dihentikan atau SP3 karena sopir bus ikut tewas saat insiden kecelakaan maut tersebut.

Pemilik PO bus dijerat pasal berlapis, yakni Pasal Primer 338 KUPHP Subider Pasal 311 (5) Jo Pasal 315 UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Jo Pasal 56 (2) KUHP lebih subsider pasal 359 KUHP lebih subsider lagi pasal 310 (4) Jo pasal 315 UU No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Jo Pasal 56 (2) KUHP.

“Oleh Kejari Pagaralam kasus ini sudah dinyatakan lengkap atau P21 pada 17 September lalu,” tutupnya.

Seperti diketahui, kejadian maut itu terjadi pada Senin (23/12/2019) malam sekitar pukul 23.15 WIB lalu.(dho)

Komentar

Berita Lainnya