oleh

Pemkab Banyuasin Siap Bangun Jembatan Tembus ke Jambi

BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Banyuasin bakal membangun jembatan penghubung desa Tanah Pilih,  Kecamatan Banyuasin III dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.

Selama ini akses menuju Desa Tanah Pilih hanya dapat dilalui jalur transportasi air yaitu speedboat atau tongkang. Jika nantinya telah dibangun, maka bisa melalui jalur darat. “Kita akan bangun jembatan penghubung, agar desa Tanah Pilih tidak terisolir, “kata Bupati Banyuasin H Askolani SH MH.

Direncanakan pada tahun 2021 mendatang akan dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Banyuasin. Dari tim Dinas PU TR Kabupaten Banyuasin,  telah mengecek secara langsung ke lokasi pembangunan jembatan penghubung itu. “Sudah ditinjau, “jelasnya.

Diharapkan dengan pembangunan jembatan penghubung itu,  maka Desa Tanah Pilih tidak lagi terisolisir. Mengingat Desa Tanah Pilih yang paling jauh di wilayah bumi sedulang setudung, berbatasan dengan Desa Sungai Benu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi dan sisi infrastruktur memang masih cukup memprihatinkan.

“Jika sudah dibangun bisa menjadi baik disana, “terangnya. Mulai mempermudah akses membawa hasil bumi keluar daerah, tingkatkan ekonomi masyarakat dan lain sebagainya.”Demi masyarakat disana, “terangnya.

Selain itu juga tahun 2021 mendatang, akan dibangun gedung SD Negeri 10 Banyuasin II yang berada di Desa Tanah Pilih yang saat ini kondisinya rusak berat. Kemudian, pembangunan masjid Nurul Iman,  penyambungan jaringan listrik, pembangunan tower telekomunikasi dan optimalisasi lahan sawah.”Itu semua kita serap,”ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Banyuasin Noor Ismatudin siap mendukung rencana Bupati Banyuasin untuk membangun jembatan, sekolah dan fasilitas lainnya di Desa Tanah Pilih ini.”Kami sebagai pimpinan Dewan akan mendukung dan akan kami perjuangkan, “katanya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Banyuasin Ardi Arfani mengatakan kalau jembatan penghubung itu akan dibangun pada tahun 2021 mendatang. “Tahun depan, “katanya. Direncanakan akan menelan anggaran sekitar Rp 3 miliar, dengan panjang 60 meter dan lebar 4 meter.

Sedangkan untuk jalan akses penghubung menuju jembatan akan dibangun menggunakan dana desa.”Dibangun juga jalan,  tapi gunakan dana desa, “pungkasnya. (qda)

Komentar

Berita Lainnya