oleh

Pemkab-DPRD Sepakat Tunda Full Day School

INDRALAYA – Rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ogan Ilir (OI) akan menerapkan full day school alias 5 hari sekolah pada jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) tahun pelajaran 2019/2020, akhirnya ditunda.

Ini setelah terjadi rapat pertemuan antara Komisi IV DPRD Ogan Ilir yang diketuai Ahmad Yadi, Sekretaris Basri M Zahri dan beberapa anggota DPRD lainnya dengan Kadisdikbud Dr Arianto bersama jajarannya, Senin (24/6).

“Adanya surat edaran tertanggal 18 Juni 2019 lalu mengenai full day school telah menimbulkan masalah di tengah-tengah masyarakat, makanya kami sengaja memanggil untuk dimintai klarifikasi,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Ogan Ilir Basri M Zahri.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab dan DPRD sepakat menunda pelaksanaan full day school. Karena dinilai tidak sesuai dengan kultul di Ogan Ilir yang banyak sekali sekolah Diniyah. Tercatat ada 41 Sekolah Diniyah sebelum digulirkan satu desa satu diniyah.

Sementara, baik MUI Kabupaten Ogan Ilir maupun Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ogan Ilir menyatakan, full day school yang akan dilaksanakan oleh Disdikbud kepada seluruh SD Negeri dan swasta untuk ditinjau ulang. (sid)

Komentar

Berita Lainnya