oleh

Pemkab ini Galakkan Simanis

PANGKALAN BALAI – Peringatan Puncak Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-75 sekaligus Launching Gerakan Siswa Membaca dan Menulis (Si Manis) Kabupaten Banyuasin berlangsung di Graha Sedulang Setudung, Kamis (10/12).

Kegiatan ini merupakan salah satu cara menjaga persatuan dan memelihara jalinan tali silaturahmi antar anggota PGRI, memberikan penghargaan kepada guru inovasi dan berdedikasi, memberikan bantuan kepada mahasiswa yang membutuhkan, menyerahkan kurikulum dan buku muatan lokal, mensosialisasikan sekaligus pencanangan literasi melalui gerakan Gerakan Si Manis (siswa membaca dan menulis), sebagai salah satu wujud pembentukan nilai-nilai karakter dan penanaman peradaban manusia.

Gerakan Si Manis ini akan diterapkan di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Banyuasin.

Keanggotaan PGRI sampai tahun 2020 secara online di Kabupaten Banyuasin terdata sebanyak 7.469 guru, baik guru ASN maupun guru non-ASN.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin Aminuddin SPd SIP MM melaporkan beberapa kegiatan yang telah dilakukan pada masa pandemi COVID-19 antara lain melakukan kunjungan ke PC dan sekolah-sekolah dalam rangka pembinaan kepada guru melakukan kegiatan pembelajaran secara luring dan daring sekaligus memberikan bantuan berupa alat tulis kepada siswa yang kurang mampu, secara kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan PGRI Kabupaten. Selain itu, telah diprogramkan untuk melakukan kegiatan sosial membantu guru berprestasi tetapi kurang mampu melalui program bedah rumah.

“Terima kasih kepada Bupati Banyuasin, H Askolani SH MH atas perhatiannya kepada para guru yang telah menyediakan dana TPJP (Tenaga Penyedia Jasa Pendidikan) melalui APBD yang meningkat dalam setiap tahun anggaran, kemudian memperjuangkan ketersediaan tunjangan tambahan penghasilan non sertifikasi, memperhatikan pembangunan fisik dengan pemenuhan sarana prasarana pendidikan, serta bentuk kepedulian lain berupa bantuan pendidikan, baik bagi siswa, mahasiswa, maupun guru,” tutupnya.

Ketua PGRI Sumsel Ahmad Zulinto SPd MM mengungkapkan rasa bangga dan senang akan komitmen Bupati Banyuasin, H. Askolani yang begitu dekat dengan guru-guru di Banyuasin dengan selalu menyempatkan menghadiri setiap agenda kegiatan PGRI.

“Terima kasih atas kepedulian besar atas bantuan-bantuan Pak Askolani telah memberikan intensif kepada guru non asn dan bantuan dana kepedulian untuk mahasiswa di Banyuasin. Saya yakin akan kerja yang luar biasa dari Pak Askolani untuk mewujudkan Banyuasin Cerdas,” ungkapnya.

“Pak Askolani ini selalu peduli pada pendidikan, nasib guru dan sistem pendidikan yang berjalan hingga saat ini. Beliau sudah pantas mendapatkan penghargaan tertinggi dari PGRI karena kepedulian beliau dan program Banyuasin Cerdas yang telah berjalan. Saya bangga dan sekali lagi terimakasih kepada Bupati Banyuasin,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH menegaskan bahwa Lauching Gerakan Siswa Membaca dan Menulis (Si Manis) merupakan salah satu inovasi dari banyak upaya dilakukan dalam peningkatan pendidikan di Kabupaten Banyuasin.

“Kami selalu berkomitmen tinggi agar semua pemerataan pembangunan dan perbaikan sistem pelayanan perbaikan dari semua program yang kami janjikan akan terus diwujudkan secara bertahap dan sebaik mungkin. Hari ini bentuk upaya Kami untuk program Banyuasin Cerdas, salah satu dari 7 (Tujuh) program Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera,” tegas Askolani.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten, menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama para guru di Kabupaten Banyuasin,” ucapnya.

Orang nomor satu di Banyuasin ini merasa bangga akan peran para guru yang begitu sabar mentransfer ilmu apalagi dimasa pandemi Covid-19. Dimana guru dituntut untuk kreatif dalam menyampaikan materi secara daring, tentu saja dengan banyak kendala yang dirasakan di lapangan. “Saya sangat percaya bahwa selalu ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi. Banyak pemangku kepentingan dibidang pendidikan bahu-membahu, bergotong royong mengatasi kompleksitas situasi yang belum pernah terbayangkan sebelumnya,” imbaunya.

Beliau juga berharap kepada seluruh insan pendidikan, utamanya guru untuk menjadikan situasi pandemi ini sebagai refleksi bersama untuk menempa mental pantang menyerah dan mengembangkan budaya inovasi. Saya juga mengajak semua pihak melanjutkan kolaborasi yang sudah terbentuk, menjalankan pembelajaran secara tatap muka. Pandemi telah memberikan kita momentum dan pelajaran berharga untuk mengakselerasi penataan ulang sistem pendidikan untuk Banyuasin Cerdas menuju bangkit, adil, dan sejahtera.

Pada kesempatan ini juga, sebagai wujud kepedulian untuk turut meringankan beban masyarakat akibat pandemi Virus COVID-19, Pemerintah Kabupaten Banyuasin memberikan bantuan kepada mahasiswa Banyuasin yang sedang menuntut ilmu. “Memasuki usia 3 tahun kepemimpinan yang saya lalui, berbagai pembangunan telah banyak dilakukan, namun semua itu tentunya belumlah cukup. Kedepan, saya mengajak semua masyarakat terutama elemen pendidikan melalui PGRI untuk saling bahu- membahu, bersama-sama membangun Kabupaten Banyuasin.

Askolani menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan utamanya guru honor yang selama ini tiada kenal lelah ikut mengisi kekosongan guru. Tanpa dedikasi mereka, dapat dibayangkan bagaimana proses pembelajaran berlangsung karena kekurangan guru. “Selamat Hari Guru Nasional. Selamat Hari Ulang Tahun PGRI ke-75. Terus bangkitkan semangat bersatu untuk anak-anak tercinta,” tutupnya.

Dalam kesempatan ini juga diberikan penghargaan untuk guru berdedikasi dan yang berinovasi serta bantuan kepada 4000 Mahasiswa sejumlah Rp.1.000.000 per-orang.

Kegiatan itu juga dihadiri, Forkopimda Kabupaten Banyuasin, Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin, dr. Sri Fitriyanti Askolani, Wakil Ketua TP PKK Kab. Banyuasin, Hj. Neni Slamet, Kepala OPD, Camat Kab. Banyuasin, TP PKK Kabupaten, Para Guru, Mahasiswa dan Siswa Kabupaten Banyuasin. (ril/ktr1)

Komentar

Berita Lainnya