oleh

Pemkab Muara Enim Siapkan Sekat di 4 Pintu Masuk

MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim telah menyusun skema karantina wilayah (Lockdown), andai terjadi kemungkinan terburuk selama masa pendemic Covid-19. Demi mencegah bebasnya warga keluar masuk, Pemkab akan mengunci 4 pintu masuk akses menuju kota Muara Enim.

Hal ini terungkap dalam giat Technical floor Game yang melibatkan Polres Muara Enim, Dandim 0404 Muara Enim, dan Instansi terkait yang digelar di Halaman Kantor Bupati Muara Enim, Selasa (7/4).

Berdasarkan skema tersebut, kota Muara Enim akan memberlakukan penyekatan kendaraan di 4 titik pintu akses masuk. Yakni di Jalan lintas perbatasan menuju Palembang tepatnya di Simpang 4 Desa Kepur.

Penyekatan lokasi 2 berada di Simpang Jembatan Enim III atau akses menuju Kecamatan Tanjung Enim, Baturaja OKU. Kemudian penyekatan lokasi ke-3 yaitu Simpang III Perbatasan Lahat-Muara Enim. Lalu lokasi ke-4 berada di Simpang 4 Jembatan Lubuk Empelas (Lubes).

Selain menyiapkan titik penyekatan, skema tersebut juga menyiapkan 4 pos terpadu yang melibatkan personel polri dan TNI. Pos tersebut untuk melindungi objek vital seperti perkantoran pemerintah, Bank, pasar kebutuhan pokok dan suplay listrik.

Menurut Plt Bupati Muara Enim H Juarsah Technical floor Game ini dalam persiapan menghadapi situasi – situasi sulit ditengah ancaman pandemic Covid-19. “Kita siap dengan situasi terburuk meski tidak kita harapkan sama sekali, semua ini harus kita rencanakan matang supaya nanti tidak gelabakan,”kata Juarsah.

Juarsah mengungkapkan simulasi yang direncakan tersebut untuk menjaga kota Muara Enim bila status berubah darurat. Saat ini, kata Juarsah, Pemkab Muara Enim telah menyebarkan himbauan dalam bentuk edaran supaya warga mengantisipasi dini penyebaran wabah covid-19.

Namun jika kemungkinan karantina wilayah tetap diberlakukan, pihaknya pun telah menyiapkan sejumlah bantuan bagi warga yang terdampak. “Kita sudah menghitung masyarakat yang tidak mampu untuk diberikan bantuan sehari-hari,”jelasnya Sementara bagi pekerja yang di PHK, Pemkab Muara Enim juga memberikan bantuan senilai Rp3,5 juta untuk karyawan yang terdampak covid-19.

Sementara Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra SIK MH Msi, mengatakan selama masa persiapan karantina wilayah, pihaknya siap mengamankan beberapa objek vital di Kabupaten Muara Enim sesuai dengan prioritas. “Pengamanan berdasarkan prioritas, seperti suplay bahan pokok untuk antispasi penjarahan, juga bank-bank dan listrik,”kata Donni

Mengenai jumlah personel, Donni memastikan akan disiapkan penuh, baik Polri-TNI semua disiagakan namun pelaksanakaannya lihat situasi dilapangan. “Kami semua siap mengamankan wilayah Kabupaten Muara Enim dan masyarakat tidak perlu panik termasuk kebutuhan pokok telah di persiapkan oleh Pemkab terhadap kemungkinan yang akan terjadi nantinya,”tegasnya.( ozi)

Komentar

Berita Lainnya