oleh

Pemkot Pangkalpinang Bentuk Tim Bubarkan Warga yang Nongkrong

SUMEKS.CO-Setelah membentuk tim gugus tugas pencegahan covid-19 Kota Pangkalpinang, Wali Kota Pangkalpinang kembali membentuk tim gabungan penertiban masyarakat.

Tim yang terdiri dari Dinkes PPKB, Satpol PP, BPBD, tagana, polri dan TNI ini akan ditugaskan membubarkan masyarakat yang sedang asyik nongkrong di tempat-tempat umum dan keramaian mulai dari siang hingga malam hari. Menariknya, pembubaran tersebut akan dilakukan dengan cara disemprot dengan desinfektan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim M Kes menegaskan, aksi penertiban dan pembubaran masyarakat yang sedang asyik nongkrong ini akan dimulai Rabu (25/3/2020).

“Jadi kepada masyarakat kami imbau untuk sementara waktu ini untuk tidak nongkrong ditempat-tempat umum seperti taman dan warkop, karena kalau masih ada yang nongkrong, tim ini tak segan-segan akan menyemprot desinfektan di lokasi yang menjadi tempat-tempat kumpul tersebut.

Karena kami berasumsi tempat tersebut telah menjadi lokasi penyebaran covid-19 atau virus corona,” kata Hakim kepada Babel Pos usai rapat koordinasi pembentukan tim penertiban yang berlangsung di Posko Pencegahan Covid-19 Pangkalpinang, Selasa (24/3/2020).

Dikatakan Hakim, tim ini akan dibentuk di seluruh kelurahan yang ada di Kota Pangkalpinang, sehingga penertiban ini bisa dilaksanakan secara optimal.

“Pemerintah sebelumnya sudah menganjurkan agar masyarakat di rumah saja jika tidak ada kegiatan penting di luar. Jadi ketika tim mendapatkan masyarakat yang sedang kumpul-kumpul, jangan salahkan tim jika lokasinya disemprot pakai desinfektan,” tutur Hakim.

Seperti diketahui bersama, lanjut Hakim, saat ini kondisi penyebaran penularan covid-19 di Kota Pangkalpinang masih negatif. Hanya saja untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) kini sudah sebanyak 66 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak tiga orang.

Kendati demikian, dikatakan Hakim, pihaknya akan terus bekerja keras dalam mencegah penyebaran penularan virus corona. Misalnya, katanya, penyemprotan desinfektan di fasilitas umum akan terus dilaksanakan.

“Kita juga akan menambah tempat cuci tangan umum lagi sebanyak 20 titik, yang sebelumnya sudah kita sediakan sebanyak 10 titik. Saat ini masih dalam pengerjaan, nanti selain tempat-tempat umum, kita juga akan tempatkan di depan Kantor Gubernur, Mapolda Babel dan tempat-tempat keramaian lainnya yang ada di Kota Pangkalpinang,” tukas Hakim.

Sementara itu, Hakim menyebut, untuk penyemprotan desinfektan di fasilitas umum sampai saat ini sudah dilakukan di 250 titik seperti masjid, gereja, sekolah hingga fasilitas umum lainnya. Katanya, penyemprotan desinfektan akan terus dilaksanakan hingga covid-19 dinyatakan aman.

Namun diakui Hakim, untuk cairan desinfektan saat ini pihaknya sudah mulai kesulitan didapatkan. Sebab cairan campuran yang digunakan untuk mencegah penyebaran penularan virus corona tersebut juga dibutuhkan di daerah lainnya(babelpos)

Komentar

Berita Lainnya