oleh

Pemkot Pagaralam Bebaskan Pajak Daerah Pelaku Usaha

PAGARALAM – Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengambil langkah cepat dalam menyelamatkan sekaligus memperkuat perekonomi masyarakat yang terdampak pandemi corona, salah satunya mengeluarkan kebijakan berupa penghapusan pajak daerah kepada para pelaku usaha.

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni menyampaikan, kebijakan pemberian insentif atau stimulus berupa penghapusan pajak daerah bagi para pelaku usaha menindak lanjuti surat edaran menteri dalam negeri tentang percepatan penanganan virus corona dilingkungan pemerintah daerah.

“Bulan April hingga 30 Juni 2020 tidak dibolehkan untuk melakukan pemungutan pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan atas layanan yang disediakan, sehingga tidak ada pembebanan pajak daerah dalam setiap transaki pembayaran,” jelas Alpian

Alpian juga mengimbau, kepada para pemilik usaha hotel, restoran serta hiburan, kiranya tetap memperhatikan himbauan pemerintah untuk melaksanakan social distancing selama April hingga 30 Juni 2020.

Ditambahkan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pagaralam Iwan Mieke Wijaya melalui Kepala Bidang Penagihan dan Keberatan Mirwanysah dan Kabid Pendataan dan Pendaftaran Anggi Afrizal mengatakan, kebijakan berupa penghapusan pajak daerah berlandaskan surat edaran Walikota Pagaralam Nomor 900/1658/SD.VI/2020 tentang pemberian insentif berupa pengurangan atau penghapusan  pajak daerah bagi pelaku usaha hotel , restoran, hiburan dan PBB-P2 di Kota Pagaralam.

“Untuk pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) tahun 2020 di perpanjang jatuh tempo pembayaran semula pada 31 Oktober 2020 menjadi 31 Desember 2020, khusus pembayaran PBB P2 tahun 2020 tidak dikenakan sanksi administrasi berupa denda 2 persen per bulan,” terangnya.(ald)

Komentar

Berita Lainnya