oleh

Pemkot Pagaralam Tegas: Tak Pakai Masker Denda Rp 50 Ribu

PAGARALAM – Menindaklanjuti instruksi Presiden RI, Joko Widodo dalam menekan angka penularan virus corona, ditambah lagi masih minimnya kesadaran disiplin protokol kesehatan Covid-19, Pemerintah Kota Pagaralam memberlakukan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

“Saya sudah tanda tangan Perwako terkait penanganan penyebaran virus corona. Bagi yang tidak pakai masker perorangan akan dikenai denda sebesar Rp 50 ribu, badan hukum Rp 250 ribu.

Kebijakan ini menjabarkan Peraturan Gubernur Sumsel. Sedangkan di lingkup Gubernur Sumsel dendanya Rp 500 ribu,” tegas Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH.

Aturan ini lanjut Kak Pian akan segera ditindaklanjuti bagi RT, RW lurah untuk menjabarkannya kemudian disosialisasikan kepada masyarakat. Pasalnya saat ini sudah ada cluster penularan baru yakni cluster keluarga. “Jangan sampai kita membawa virus dari luar ke rumah, mari ita lindungi keluarga kita,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanagan Covid 19 Kota Pagaralam, Samsul Bahri menyampaikan, peraturan Walikota Pagaralam Nomor 30 Tahun 2020, tentang Adaptasi Kebisaaan Baru Menuju Masyrakat Produktif dan Aman pada Situasi Corona Virus Disease 2019 di Kota Pagaralam sebagai pedoman dalam pelaksanaan aktivitas kehidupan sehari-hari menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

“Ada sanksi bagi pelanggar disiplin Protokol kesehatan mulai dari teguran lisan tertulis hingga pencabutan izin dan denda uang, tentunya denda ini akan masuk ke kas daerah. Selain itu Perwako ini segera berlaku efektif setelah dilakukan sosialisasi ke masyarakat,” pungkasnya. (ald)

 

 

Komentar

Berita Lainnya