oleh

Pemkot Palembang Kembali Raih Penghargaan

PALEMBANG – Pemkot Palembang kembali mendapatkan penghargaan dari Bank SumselBabel. Tak tanggung-tanggung, dua kategori diborong pemkot. Yakni, peringkat pertama dalam kategori transaksi terbanyak dan kategori transaksi nominal tertinggi pada manajemen sistem Bank SumselBabel.

Direktur Pemasaran Bank SumselBabel, Antonius Prabowo Argo mengatakan, Bank SumselBabel terus mendorong nasabah melakukan transaksi non tunai. Sepanjang Januari-April 2019, transaksi non tunai bank daerah ini tumbuh sekitar 17 persen-21 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Mayoritas transaksi non tunai itu masih menggunakan ATM. ATM itu masih mencapai 83 persen, disusul SMS 11 persen, mobile banking 3 persen dan internet bangking 3 persen,” jelas Antonius pada acara Sosialisasi dan Forum Diskusi Transaksi Non Tunai yang digelar Bank SumselBabel di Yogyakarta, Selasa (25/6).

Untuk mendorong transaksi non tunai, Bank SumselBabel terus menyiapkan berbagai strategi, diantaranya membebaskan biaya member bulanan, gratis pergantian kartu debit berchip, dan menambah fitur lainnya.

“Dan kami juga mengucapkan selamat dan terimakasih untuk Pemkot Palembang yang telah berhasil meraih dua penghargaan peringkat pertama dalam kategori transaksi terbanyak dan kategori transaksi nominal tertinggi pada manajemen sistem Bank SumselBabel,” paparnya.

Sementara itu, Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, dua penghargaan ini tentunya sangat memberi motivasi pihaknya dalam bekerja untuk mendorong nasabah melakukan transaksi non tunai.

“Sekarang zamannya serba non tunai. Itu juga yang diinginkan walikota terhadap sistem pengelolaan keuangan daerah, agar terhindar dari praktik-praktik korupsi,” ungkap Dewa.

Dewa menambahkan, penerapan tersebut telah tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Perubahan Perwali Nomor 71 Tahun 2017 ini mengatur tentang penerapan transaksi non tunai. Sesuai dengan Perwali tersebut, nantinya semua transaksi, baik pembayaran maupun penerimaan, nanti tidak lagi dilakukan secara tunai tapi melalui aplikasi yang telah disediakan.

“Penerapannya mulai berlaku sejak 1 Agustus 2018 dan Pemkot Palembang secara bertahap mulai melakukan sosialisasi terkait mekanisme transaksi non tunai tersebut,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya