oleh

Pemkot Palembang Raih Dua Penghargaan Kemenpan RB

PALEMBANG – Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Kota Palembang merengkuh 2 (dua) penghargaan sekaligus di TOP 21 Inovasi Pelayanan Publik dan Penanganan Covid19 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Rabu (25/11) di Jakarta.

Penghargaan pertama yang direbut adalah Program Layanan Tak Boleh Berhenti Sekolah (Poltabes) melalui sekolah Anak Jalanan dan Anak Putus Sekolah Kota Palembang dan kedua, Inovasi Penyuluhan  Keliling Anak (Pangling) Peningkatan Kesadaran dan Informasi Covid 19 di Kampung  13 Ulu Palembang.

Walikota H.Harnojoyo mengatakan Kota Palembang terus berkomitmen mewujudkan zero anak putus sekolah sebagai sarana pelayanan pendidikan yang menjadi prioritas untuk mengentaskan kemiskinan.

“Pemkot Palembang terus kerja keras dan berkomitmen menjadi Kota cinta dan ramah anak, dengan mewujudkan wajib sekolah,” ujarnya, Rabu (25/11/2020)

Lanjut, Harno bahkan, ditengah Covid program pendidikan tetap menjadi prioritas utama untuk mengedepankan pendidikan anak, tanpa terkecuali sosialisasi cara dan penanganan memutus mata rantai Viru Corona tersebut, dari mulai tiap kampung hingga ke anak- anak.

“Sedangkan percepatan penanganan COVID-19, upayanya terkait dengan proses penanganan. Misalnya, meningkatkan kesadaran dan informasi di tiap kampung kampung yang juga menyasar kepada anak-anak. Memberikan informasi mengenai bahaya serta memutus mata rantai penyebaran Virus tersebut,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa khusus kepada wartawan Sumeks. Co berharap,  raihan prestasi ini menjadi pemicu dan pemacu dari organisasi perangkat daerah lain, misalnya Dukcapil, Kesehatan, Disnaker, maupun Pariwisata dan lain-lain.

Ditahun 2021 Pemerintah Kota Palembang akan mendapat dana 8,1 M untuk program Inovasi Layanan Poltabes tersebut.

“Dana akan dikembaliken ke OPD Induk yakni Dinas Pendidikan.   Sedangkan peruntukkan bisa digunakan untuk kegiatan bersifat pembinaan, pembelian sarana dan prasarana pendukung. Goalsnya, meningkatkan pelayanan itu sendiri, ” tutupnya, Dewa. (Dey)

Komentar

Berita Lainnya