oleh

Pemkot Prabumulih Gandeng BI, Digitalisasi 90 Persen

 

SUMEKS.CO, PRABUMULIH –  Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Kerjasama ditandatangani Walikota Ir H Ridho Yahya MM dan Kepala BI Perwakilan BI Sumsel, Hari Widodo di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Pemkot, Senin (26/4).

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Hari Widodo menerangkan, digitalisasi di Prabumulih, bukan suatu yang asing. “Sudah diterapkan, kontennya hanya dipercepat dan diperluas lagi,” ujarnya.

Lanjutnya dengan digitalisasi ini, lebih aman dan efisien. Sehingga, bisa tetap dan optimal bisa melayani masyarakat. “Prabumulih ini, masih punya potensi luar biasa. Terlihat pertumbuhan ekonomi di Prabumulih, relatif baik. Karena, mengalami kenaikan sebesar 0,18 persen meski di tengah pandemi ini,” bebernya.

Menurut Hari, ditengah pandemi Covid-19 ini digitalisasi memang punya peranan penting. Sangat membantu transaksi secara non tunai. “Pendapatan Pemkot transaksi secara transaksi sudah sebesar Rp 1,02 triliun. Dan, penerimaan Rp 2,87 miliar. Prabumulih ini dalam penggunaan dan penerapan digitalisasi masuk kategori maju, dengan digitalisasi ini bisa meningkatkan optimal dan transparansi pelayanan publik,” tambahnya.

Guna mendorong digitalisasi di Prabumulih, tentunya kata dia, diharapkan peranan perbankan dan stakeholder lainnya. “Sehingga, digitalisasi di Prabumulih ke depannya bisa dipercepat dan diperluas lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM menambahkan, pembentukan TP2DD tidak lain guna mengoptimalkan dan meningkatkan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. “Semoga dengan adanya TP2DD ini, pelayanan publik kepada masyarakat bisa lebih maksimal dan optimal lagi,” ujar Ridho, sapaan akrabnya.

Dengan adanya digitalisasi ini, akunya memudahkan pengelolaan dan pelajaran keuangan di lingkungan Pemkot. “Ke depannya, seluruh transaksi di lingkungan Pemkot secara digitalisasi atau non tunai. Sejauh ini, digitalisasi di lingkungan Pemkot sudah mencapai 90 persen,” bebernya. (03)

 

Komentar

Berita Lainnya