oleh

Pemprov Papua Kecam Penembakan Dua Pendidik di Puncak

SUMEKS.SO- -Pemerinatah Provinsi Papua melalui Sekda Provinsi Papua Dance Y. Flassy dan juga Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait ST. M.Si mengutuk keras dan menyayangkan adanya penembakan yang menewaskan dua guru yakni Oktavianus Rayo dan Yonathan Renden serta para pelaku juga membakar sekolah yang ada di Boega Kabupaten Puncak.

“Kami pemerintah prihatin, kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, pihak keamanan dan saya inginkan agar kepala daerah harus berada di tempat untuk melakukan konsulidasi di tingkat daerah”ungkap Sekda Provinsi Papua Dance Y Flassy, kemarin

Ia menambahkan kehadiran negara akan selalu ada untuk melindungi guru-guru di pedalaman Papua. Ia juga menjalaskan telah berkordinasi dengan pihak keamanan agar memberikan rasa aman bagi guru-guru di pedalaman Papua.

“Kepala dinas sudah terus berkordinasi dengan keamanan dan senang dinas bekerja cepat dan saya harap para guru untuk bertahan ditempat, saya yakin Tuhan akan melindungi tugas bapak dan ibu guru,”Pungkasnya.

Sementara itu Kepala DPPAD Provinsi Papua Christian Sohilait ST. M.Si mengatakan dalam dua hari belakangan terjadi dua kasus penembakan guru dan juga pembakaran gedung sekolah.

“Mendapat kabar ini saya langsung melapor kepada Pak Sekda, Pak Wakil Gubernur dan bersama pak Kapolda. Untuk pelaku dan pengamanan semua itu kita serahkan kepada pihak keamanan dan kami hanya minta berikan kami jaminan keamanan bagi guru-guru kami,”Ungkapnya.

Sementara dari Dinas pihaknya melakukan berkordinasi bagaimana agar para guru dapat diungsikan ketempat umum. Selain itu pihaknya memberikan himbauan kepada guru-guru yang berada di wilayah rawan konflik agar bila tidak merasa nyaman agar dapat berlindung kewilayah aman.

“Mari masyarakat suport dan lindungi guru kita ini, jika mereka punya kioskan kita tidak bisa halangi siapa yang mau berbelanja disitu dan langsung mencurigai jadi nyawa taruhannya. Agama apapun di dunia ini pasti melarang pembunuhan mau kesalahan apapun itu apalagi ini guru,”bebernya.

Sohilait menambahkan bahwa guru-guru yang meninggal dunia di Boega adalah guru-guru yang sudah lama bertahan mengajar di pedalaman Papua untuk mendidik anak-anak Papua di pedalaman untuk mencerdaskan anak-anak Papua.

“Mari kita berikan dukungan dari semua pihak kepada guru-guru, keadaan ini pasti membuat guru-guru ketakutan. Teman-teman keamanan mari berikan jaminan keamanan bagi mereka,”katanya.

DPPAD Papua akan segera melakukan evaluasi atas permasalahan-permasalahan konflik yang saat ini terjadi di Papua dan juga permasalahan Covid 19. (ana/cepos)

Komentar

Berita Lainnya