oleh

Pemprov Sumsel Berhasil Pulangkan Korban Perdagangan Manusia di Malaysia

SUMEKS.CO – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan, berhasil memulangkan salah seorang yang diduga menjadi korban human trafficking (perdagangan manusia, red) di Kelantan, Malaysia. Dia adalah Sugianto bin Suyono, warga Desa Mekar Jaya Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim.

Kepala Disnakertrans Provinsi Sumsel, Koimuddin menjelaskan, awal mula pihaknya mengetahui hal tersebut setelah melihat postingan dari media sosial Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dan atas perintah langsung dari Gubernur Sumsel, Herman Deru, pihaknya pun langsung melakukan respon cepat dan berkoordinasi dengan pihak terkait yang ada di Malaysia agar warga Sumsel tersebut bisa dipulangkan ke tempat asalnya.

“Dari postingan itu diketahui bahwa beliau orang kita dan tinggal di Muara Enim. Alhamdulillah semua berjalan lancar, untuk sekarang diberikan perawatan pemulihan mental dan psikologis di RS Ernaldi Bahar sebelum pulang ke Muara Enim,” terang Koimuddin, Selasa (31/12).

Sementara untuk pemulangan Sugianto ke kampung halamannya, kata Koimuddin, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim agar bisa melakukan penjemputan. Dirinya pun berharap bagi masyarakat yang berminat untuk menjadi pekerja migran Indonesia, bisa melalui Badan Penyalur Tenaga Kerja resmi sehingga kesejahteraan dan keselamatannya bisa terjamin.

“Dari Pemerintah Provinsi Sumsel berterima kasih atas peran serta PMI dan persatuan pekerjaan yang solid untuk membantu proses perawatan hingga pemulangan Sugianto ke Palembang,” ucap Koimuddin.

Sementara itu, ketika dibincangi awak media, Sugianto mengaku diiming-imingi dengan gaji besar jika mau bekerja di salah satu perusahaan perkebunan karet di Kelantan, Malaysia. Ia pun masuk ke negeri Jiran tersebut melalui Batam dan menjadi pekerja migran ilegal asal Indonesia. Namun, seiring waktu iming gaji besar tak bisa dirasakan Sugianto, dirinya justru mendapatkan upah sekitar RM 400 atau Rp 1,2 Juta yang jauh dari standar gaji pada umumnya.

Hal inilah yang membuat pria berusia 29 tahun tersebut nyaris melakukan aksi bunuh diri di salah satu jembatan layang di Kuala Lumpur, setelah kabur dari perkebunan tempatnya bekerja. Tetapi, upayanya berhasil digagalkan warga setempat hingga akhirnya Sugianto dirawat di salah satu rumah sakit di kota tersebut dan berhasil dikembalikan ke Palembang, Selasa (31/12) pagi.(ety)

Komentar

Berita Lainnya