oleh

Penampakan Sampah ‘Impor’ dari Australia…

Seorang petugas bea cukai Indonesia memeriksa kontainer berisi sampah yang berasal dari Australia, yang seharusnya hanya berisi kertas bekas.

Pihak berwenang juga menemukan bahan berbahaya dan sampah rumah tangga, di sebuah pelabuhan di Surabaya pada 9 Juli 2019.

Foto-foto: Juni Kriswanto / AFP

Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya akan memulangkan delapan kontainer berisi 282 bundel sampah seberat 210 ton ke Australia.

Sampah-sampah tersebut disinyalir terkontaminasi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), yang dikirim dari Australia ke Indonesia.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Basuki Suryanto, mengatakan sampah-sampah tersebut dikirim oleh perusahaan berinisial PT MDI melalui Shipper Oceanic Multitrading Pty. Ltd dari Pelabuhan Brisbane, Australia, dan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (12/6). (afp/int/jul)

Komentar

Berita Lainnya