oleh

Pendakian Dempo Ditutup Sementara

PAGARALAM – Seiring akan diadakannya giat Operasi Bersih Gunung Dempo dan Operasi Bersih Lokasi Wisata Kota Pagaralam, Balai Registrasi Gunung Merapi Dempo (BRIGADE) Kota Pagaralam mengeluarkan edaran, untuk sementara kegiatan pendakian Gunung Dempo ditutup.

“Sehubungan dengan adanya surat dari ALIANSI PEDULI DEMPO, dengan tema ‘Hari Bersih Indonesia dan Hari Peduli Sampah Nasional,’ tentang kegiatan Operasi Bersih Gunung Dempo dan Operasi Bersih Lokasi Wisata Kota Pagaralam, maka aktivitas kegiatan pendakian Gunung Dempo ditutup sementara,” ungkap Ketua BRIGADE Kota Pagaralam Arindi SE.

Arindi menyebut, pelaksanaan giat Operasi Bersih Gunung Dempo dan Operasi Bersih Lokasi Wisata Kota Pagaralam, akan dilaksanakan pada tanggal 19 hingga 21 Februari 2021. Karena itu, mensukseskan dua agenda besar ini, maka BRIGADE Kota Pagaralam memutuskan, bahwa pendakian Gunung Dempo mulai dari tanggal 18 hingga 22 Februari 2021, untuk kegiatan pendakian Gunung Dempo ditutup sementara.

“Sejauh ini, untuk para pendaki yang ingin melakukan aktivitas pendakian di tanggal 18 hingga 22 Februari 2021 belum ada. Hanya saja, yang mau berkegiatan sudah ada. Dan mereka itu memilih mengundurkan kegiatan pada tanggal 23 Februari 2021, kalau untuk peserta yang ingin mengikuti giat Operasi Bersih Gunung Dempo dan Bersih Lokasi Wisata, ada sekira seratus lebih peserta,” sebutnya.

Dari rangkaian kegiatan yang bakal dilakukan, Arindi berharap, semoga sisa-sisa sampah yang lama, bisa berkurang dan Gunung Dempo kedepan akan bersih. “Untuk para pendaki dan pengunjung, diharapkan nanti kalau jalur sudah bersih, mari kita jaga sama-sama Dempo, bukan milik Pagaralam saja tapi milik mereka-mereka yang peduli,” harapnya.

Sementara, Ketua Aliansi Peduli Dempo M Rio Ardiansyah mengatakan, kegiatan operasi bersih Gunung Dempo sehubungan dengan hari bersih Indonesia dan hari peduli sampah nasional, bertujuan membersihkan jalur pendakian Gunung Dempo dari sampah sekaligus penataan jalur pendakian. “Operasi bersih Dempo melibatkan sebanyak 200 peserta relawan berasal dari organisasi pecinta alam se-Kota Palembang, dilaksanakan mulai 19 hingga 21 Febuari 2021,” terangnya.

Dijelaskan Rio, setelah dilakukan survey lapangan, ditemukan sebanyak 11 titik lokasi terdapat banyak tumpukan sampah berserakan disepanjang jalur Dempo, mulai dari Shelter 1 hingga Top Dempo dan pelataran. Sedangkan mulai dari Pintu Masuk Rimba di Kampung Empat hingga Shelter Satu sudah clear bebas sampah. (ald)

Komentar

Berita Lainnya