oleh

Penerapan Sekolah Berbasis TIK, Bisa Seperti Virus Covid 19

PALEMBANG- Mewujudkan Sumsel ini sebagai salah satu provinsi dan juga sekolah berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Kamis  (8/4) di Hotel Swarna Dwipa digelar Pelatihan Sekolah Berbasis TIK untuk berbagai tingkatan. Baik SD, SMP maupun SMA. Bahkan program ini direncanakan dari bulan November 2020 silam.

blank

“Harapan kita, semua sekolah yang ikut dalam pelatihan ini bisa menjadi sekolah percontohan di Sumsel. Baik itu pada jenjang Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK dan SLB. Selain itu, kepada sekolah yang sudah saya keluarkan SK nya, bisa melaksanakan pembelajaran berbasis TIK tersebut,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Riza Fahlevi via Kepala UPTD Balai TIK Pendidikan Sumsel, Dra Poniyem MPd di sela pembukaan pelatihan di Hotel Swarna Dwipa.

Selain diberlakukan ke proses belajar mengajar, ini juga seharusnya dapat dilakukan bagian administrasi sekolah untuk menerapkan TIK. Di pandemi ini sendiri, pelaksanaan TIK di Indonesia tertinggal dibandingkan negara lain di dunia.

Bahkan dalam penerapannya, dipaksa dan terpaksa menggunakan TIK tadi. Padahal dari hasil kajian yang ada di lapangan, masih banyak guru yang belum siap menerapkannya pada proses belajar mengajar.

Untuk itu, ditambahkannya, ke sekolah yang sudah ditunjuk dapat menjadikan ini sebagai percontohan bagi sekolah lain yang akan berimbas pengetahuan. Baik itu ke guru, maupun jua mengenai mitrasi pembelajaran dan administrasi pengelolaan manajemen berbasis TIK tersebut.

Bahkan ini sejalan dengan program dari Presiden RI Joko Widodo bahwa pada tahun 2023 sekolah yang ada di Indonesia berbasis TIK.

Komentar

Berita Lainnya