oleh

Penerima Suap 16 Paket Proyekdi Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Dituntut 4 Tahun

SUMEKS.CO-Terdakwa dugaan penerima suap 16 paket proyek bernilai ratusan miliar di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, A Elfin MZ Muchtar alias Elfin (41), dituntut 4 tahun penjara oleh JPU KPK.

Ini terungkap dalam sidang lanjutan di PN Kelas IA Khusus Tipikor Palembang, melalui sidang telekonferens diketuai majelis hakim Tipikor, Erma Suharti SH MH. Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dibacakan bergantian oleh JPU Roy Riyadi SH dan Muhammad Ridwan SH, Selasa (07/04/2020).

Dalam tuntutan, terdakwa Elfin selaku Kabid Pembangunan Jalan sekaligus PPK di Dinas PUPR Muara Enim diduga turut menerima uang Rp 1,3 miliar serta sebidang tanah di Tangerang senilai Rp 2,9 miliar.

Maka dari itu, JPU memohon kepada majelis hakim dengan menuntut hukuman pidana kepada terdakwa Elfin dengan pidana penjara selama 4 tahun, dikurangi terdakwa selama berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan dan ditambah pidana denda Rp 200 juta subsider selama 6 bulan kurungan.

“Selain itu, menghukum terdakwa membayar uang pengganti sejumlah Rp 300 juta selambat-lambatnya 1 bulan setelah putusan pengadilan memperoleh hukum tetap. Apabila uang pengganti tidak dibayarkan, maka dipidana penjara selama 8 bulan,” tegas Roy.

Adapun fakta-fakta hukum yang meringankan terdakwa sebelumnya, menurut JPU bahwa terdakwa bersikap sopan, mengakui dan menyesali perbuatannya, merupakan tulang punggung keluarga.

“Serta terdakwa juga telah ditetapkan sebagai saksi pelaku yang bekerjasama (Justice Collaborator) dalam tindak pidana korupsi berdasarkan Surat Keputusan KPK RI nomor 495 Tahun 2020,” jelasnya.

Setelah mendengar tuntutan pidana yang dibacakan, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Gandhi Arius SH MH akan mengajukan pembelaan (Pledoi) pada Selasa pekan depan.

“Persidangan pledoi pekan depan JPU KPK dapat menggelar sidang di Gedung KPK Jakarta melalui video telekonferensi. Namun untuk Penasehat Hukum masih tetap hadir di PN Tipikor Palembang,” kata hakim ketua sebelum menutup sidang. Sementara Penasehat Hukum terdakwa, Gandhi Arius ditemui usai sidang mengatakan, menerima tuntutan JPU tersebut. (zon/palpos)

Komentar

Berita Lainnya