oleh

Penertiban Truk ODOL

SUMEKS.CO – PALEMBANG- Usai melaksanakan pemantauan terhadap moda transportasi LRT dan memastikan terkoneksi dengan Buy The Service (BTS) Transmusi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Drs. Budi Setiyadi S.H. M.Si., mengeksekusi 2 mobil truk yang di potong dengan alat las argon di Terminal Alang-Alang Lebar KM 12, Palembang. Sabtu (12/9).

Pemotongan itu dalam rangka Normalisasi Kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).
Yang disinyalir menjadi penyebab atas terjadinya kecelakaan lalu lintas, kapal angkutan tenggelam, kerusakan jalan dan lain sebagainya.

Hal tersebut di utarakan oleh Dirjen Perhubdar RI Budi Setiyadi S.H. M.Si., Menurutnya aspek keselamatan pengendara menjadi acuan dari tindakan pemotongan itu.

“Kasian pengemudi keselamatannya gak terjamin. Dari pada itu pertama, akan menimbulkan banyak kecelakaan, kedua kerusakan jalan. Bayangkan negata mengeluarkan dana RP. 43 Triliun pertahun untuk memperbaiki jalan,” Katanya menerangkan.

Hal serupa juga di lakukan di banyak daerah. Palembang termasuk di dalamnya.

“Kita harapkan berikutnya kalau para pengusaha orperator truk tidak mau demikian saya minta di potong sendiri. Apa bila juga tidak di gubris akan di jatuhi hukuman pidana Pasal 277 dengan ancaman 1 tahun kurungan serta denda 25 juta,” sebutnya dengan serius.

Turut hadir dalam pemotongan itu Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, Dirlantas Polda Sumsel, Kepala Dinas Perhubungan, Dandim 0418/Palembang. (Bima/Mg1)

Komentar

Berita Lainnya