oleh

Penetrasi EBT Sumsel Tembus 13 Persen

10 April, Musda MKI Sumsel

PALEMBANG  – Hingga sekarang ini, dari target penetrasi pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) sebesar 23,53 persen hingga tahun 2025 yang akan datang, baru tercapai di kisaran 13 persen termasuk di Sumsel sendiri.

Oleh karena itu, menjadi tugas besar dari pengurus Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) Sumsel. Sehingga hal ini perlu adanya edukasi, sosialisasi dan implementasi secara langsung ke masyarakat yang ada.

“Walaupun sejauh ini pasokan energi listrik di Sumsel masuk dalam kategori surplus, namun juga perlu satu energi alternatif atau dikenal juga energi baru dan terbarukan (EBT) bertujuan untuk mengurangi dari pemanfaatan energi listrik dari bahan baku fosil tersebut.

Apalagi program ini sejalan dengan program dari United Nation (PBB). Dari target penetrasi hingga tahun 2025 sebesar 23,53 persen, sejauh ini yang terealisasi di kisaran 13 persen saja,” ujar Ketua MKI Sumsel, Dr Ing Ahmad Taqwa ditemui usai audiensi dengan Gubernur Sumsel.

Untuk itu, mewujudkan target tersebut, pihaknya dan stakeholder terkait untuk melakukan edukasi, sosialisasi serta seminar dan pelatihan bagi warga tadi secara meluas. Karena itu, ke depan pihaknya juga akan menggandeng dari pemerintah daerah untuk terlibat aktif dalam program tersebut yang bagian dari granddesign energi nasional.

“Ini jadi tugas bersama termasuk dengan Pemprov Sumsel. Nantinya hal ini juga akan dikerjasamakan dengan Pemda dalam hal ini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sebab mereka ini sudah memiliki master plan untuk program ini,” terangnya.

Komentar

Berita Lainnya