oleh

Pengedar Upal di Bayung Lencir Tercyduk!

Pelaku pengedar uang palsu diamankan Anggota Polsek Bayung Lencir, Selasa (11/06/2019).

Kejadian bermula pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2019 sekira Jam 16.30 Wib di Kompleks perumahan PT. PWS desa Muara Merang, kecamatan Bayung Lencir Kab. Muba.

Tersangka Heri Yanto alias Yanto Kebo  (39) menyerahkan uang palsu (upal) kata pada korban Sulaiman. Tujuannya, membayar utang gaji pruning kepada korban sebesar Rp. 100.000,- (Seratus ribu rupiah) dengan 1 lembar uang pecahan 100 ribu.

Kemudian pada hari Sabtu 8 Juni 2019 korban mendengar ada ribut-ribut uang palsu beredar di komplek rumahnya. 

Karena curiga korban lantas membawa uang dari tersangka ke rumah Bunda Abdi yang juga mengaku mendapat upal dari tersangka.

“Saat aku cek dengan alat yang dimiliki bunda Abdi benar itu upal, ” cetusnya.

Korban yang merasa dirugikan akhirnya menuju ke Polsek Bayung Lencir untuk melaporkan hal tersebut.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan tersebut  langsung melakukan pemeriksaan barang bukti dan melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa benar telah terjadi tindak pidana mengedarkan uang palsu.

Guna menghentikan peredaran uang palsu agar tidak meluas Kapolsek Bayung lencir memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Bayung Lencir Ipda Dedy Kurniawan,S.H beserta anggota Reskrim Polsek Bayung Lencir untuk menangkap pelaku.

Dari hasil penyelidikan didapat informasi bahwa pelaku pengedar uang palsu berada di jln lintas timur Pelembang Jambi tepatnya di Simpang gas desa Simpang Tungkal Kec. Tungkal Jaya Kab. Muba, polisi bergerak cepat  untuk mengejar pelaku karna pada saat akan ditangkap pelaku mengendarai mobil menuju ke desa Mainan Banyuasin membawa barang-barang untuk pindah rumah.

Akhirnya pelaku berhasil diamankan anggota Polsek Bayung lencir, selanjutnya pelaku di bawah ke Polsek Bayung Lencir guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE.MM melalui Kapolsek Bayung Lencir AKP Bagus Adi Suranto, S.I.K. angkat bicara.

“Kita berhasil mengamankan Pelaku an. Heri Yanto (39) dengan Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku berupa 17 (tujuh belas lembar) uang kertas palsu pecahan 100 ribu”

“Dari pengakuan pelaku, pelaku menggunakan uang palsu tersebut untuk membayar hutang, untuk Pelaku akan kita terapkan Pasal 245 KUHPidana dan atau Pasal 36 ayat (3) Jo Pasal 26 ayat (3) UU No. 7 Thn 2011 Tentang Mata Uang dengan ancaman kurungan 15 tahun“. Terang Kapolsek Bayung Lencir. (ril)

Komentar

Berita Lainnya