oleh

Pengentasan Kampung Stunting, Bersinergi dengan Sekanak Lambidaro

Sumeks.co – Program Padat Karya Sanimas yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang. Program Hibah Air Limbah Setempat merupakan turunan dari Program Sanimas ini, bertujuan pemberdayaan masyarakat dengan maksud meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas sanitasi (mandi,cuci dan kakus MCK) dan kebersihan lingkungan masyarakat, dan melindungi kualitas air tanah dari pencemaran bakteri e-coli dan mengurangi pencemaran badan air.

Ferdiyanti, ST, M Eng, PPK PUPR Kota Palembang mengatakan, Program Hibah Air Limbah Setempat (HALS) telah berjalan sejak September 2020. Bantuan pembangunan sanitasi untuk kampung stunting di kota Palembang menelan anggaran tiga milliar, dengan spesifikasi bantuan, 500 kloser, sepsiteng dan pipa sebanyak 500 unit dan tersebar di 6 kelurahan Kota Palembang, salah satunya Kelurahan 14 Ulu ini.

“Selain mengentaskan kampung stunting, Kementerian PUPR juga membantu mengurangi pencemaran air sungai Musi, mengingat kualitas air sungai Musi berada pada zona merah”. Tahun 2021, kami akan mengajukan lagi program HALS ini ke pusat, berfokus pada kampung stunting di tengah kota Palembang dan warga aliran anak sungai Musi,tambahnya.

Sementara itu, “Program Hibah Air Limbah Setempat ini sangat bagus, selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, jika air sungai musi bersih, secara otomatis program ini mendukung upaya Pemkot Palembang menjadikan Sekanak Lambidaro menjadi wisata sungai di kota ini, ungkap Wawako Palembang, Fitrianti Agustinda saat meninjau program HALS di Kelurahan 14 Ulu Kecamatan SU II Palembang, Selasa (27/10).

Senada dengan Wawako Palembang, Saifullah, Ketua RT. 16 RW.3 Kelurahan 14 Ulu mengatakan, kami merasa terbantu dengan program ini, warga saya yang tadinya membuat wc dipinggir aliran sungai Musi, sekarang sudah merasakan hidup sehat dengan sanitasi yang layak dan bersih.(att)

Komentar

Berita Lainnya