oleh

Pengikat Alat Berat Kendor, Pengemudi Truk Fuso Tewas

BANYUASIN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Palembang – Betung, tepatnya di KM 26, Kecamatan Sembawa, Banyuasin, tepatnya dekat SMA N 2 Sembawa, Sabtu (7/11) sekitar pukul 15.30 WIB,

Berdasarkan informasi, kecelakaan tersebut berawal saat mobil truk trailer BG 8970 LR pengangkut alat berat dari arah Palembang hendak menuju arah Jambi. Sebelum sampai di lokasi kejadian, diduga tali pengikat truk trailer untuk pengikat alat berat kendor.

Selain itu, kondisi jalan agak sedikit nikung di sekitar lokasi, menyebabkan alat berat yang dibawa truk fuso itu bergeser ke tengah jalan dan tanpa disadari oleh pengemudi truk trailer.

Kemudian disaat bersamaan, datang truk fuso B 9425 RI dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Saat itu, pengemudi truk yang tidak mengetahui adanya alat berat yang terlepas itu, tidak dapat menghindari lagi.

Akibatnya tabrakan tidak terelakan lagi, dan supir fuso menabrak alat berat yang terlepas dari tali pengikat alat berat itu. Sehingga korban informasinya meninggal dunia di tempat kejadian perkara, setelah alami luka yang cukup parah.

“Saat itu saya sedang tidur pak, usai pulang kerja. Tiba – tiba terdengar suara dentuman yang cukup keras,”kata Kandar, warga sekitar. Setelah itu, ia langsung keluar rumah dan melihat ada truk fuso menabrak alat berat yang terlepas dari ikatan truk trailer.”Sopir truk fuso meninggal dunia di tempat pak, untuk identitasnya kurang tahu. Karena informasinya kartu tanda penduduknya hilang,”terangnya.

Kasat lantas Polres Banyuasin AKP Imanuhadi,SIK ketika dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya masih fokus pengaturan arus lalu lintas, pasca kecelakaan di wilayah Musi Landas.”Masih atur arus lalin,”singkatnya.

Senada diungkapkan Kanit Laka Ipda Sugeng, kalau pihaknya masih melakukan aktivitas pengaturan arus lalu tepatnya di wilayah Talang Kelapa, Banyuasin.

Atas kecelakaan itu, kemacetan panjang terjadi di Jalan Lintas Timur, Jalintim, Palembang – Betung hingga mencapai puluhan kilometer baik itu dari arah Palembang dan Betung.”Saya terpaksa pulang balik pak ke arah Palembang, karena sampai saat ini tidak bergerak,”kata Imel, yang hendak ke Sekayu.

Sehingga rencana hendak ke Sekayu dibatalkan, dan akan pergi ke Sekayu pada pagi hari. Berdasarkan pantauan di lapangan, kendati dua truk yang alami kecelakaan itu telah di evakuasi ke pinggir jalan, kemacetan terjadi hingga malam hari, karena disebabkan pengemudi roda empat yang kurang sabar, sehingga mengambil jalur berlawanan dan membuat dua jalur terkunci total.(qda)

Komentar

Berita Lainnya