oleh

Penjualan Kopi Meningkat, Penuhi Kebutuhan Pemudik

PAGARALAM – Aktivitas penjualan kopi di beberapa pengepul di Pagaralam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan. Ini dilakukan petani4 untuk memenuhi kebutuhan saat lebaran nanti.

Pantauan sumeks.co di salah satu pengepul kopi di jalan Kombes H Umar Kecamatan Pagaralam Selatan nampak ramai. Petani silih datang berganti sembari membawa karung berisi biji kopi. “Iya. Beberapa hari terakhir ini, penjualan kopi memang mengalami lonjakan,”ujar Sutrisni (42), seorang pekerja di pengepul tersebut saat ditemui wartawan.

Hal itu, lanjut Sutrisno membuat jumlah biji kopi yang ditampung di gudang mengalami peningkatan. Per Rabu kemarin misalnya dicontohkannya, biji kopi yang dibeli dari petani mencapai kurang lebih 40 ton lebih. Jumlah ini jauh lebih banyak ketimbang sepekan lalu. “Yang jual itu sebagian besar dari Pagaralam,”imbuhnya.

Diakui Sutrisno, banyaknya petani yang menjual kopi tersebut lantaran saat ini sudah mendekati Hari Raya Idul Fitri. Makanya, hasil penjualan kopi tersebut rata-rata digunakan petani untuk memenuhi kebutuhan untuk merayaka hari raya kemenangan tersebut.

Sayangnya hukum ekonomi tak berlaku. Banyaknya petani yang menjual kopi tak membuat harga menjadi naik. Sutrisno menyebutkan, harga kopi yang paling tinggi masih berada di Rp 18 ribu/Kg. “Kalau kualitasnya kurang, harganya di bawah Rp 18 ribu,”ujarnya.

Sementara itu Adi (32), salahseorang petani mengakui sengaja menjual kopi jelang lebaran. Ia berharap, harga jual kopi mahal. Karenanya hasilnya dapat digunaka untuk merayakan lebaran. “Andalan petani seperti kami ini, ya cuman di kopi ini,”tambah dia. (ald)

Komentar

Berita Lainnya