oleh

Pentingnya HKI Bagi IKM

MUARAENIM – Diera globalisasi, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Merk dan Desain terhadap Industri Kecil dan Menengah (IKM) sangatlah penting. Untuk itu, harus ada komunikasi, koordinasi dan kerjasama Kemitraan antara lnstansi Pemerintah dan Dunia Usaha khususnya Pelaku Usaha lndustri Kecil dan Menengah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Muara Enim yang diwakili Kepala Disperindag Muaraenim H Syafrudin SSos MSi yang didampingi Ketua Pelaksana Dr Dessy Hershanty SE MM pada Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Merk dan Desain dalam rangka Fasilitasi Kerjasama Kemitraan Industri Mikro, Kecil dan Menengah dengan Swasta tahun 2019 di Aula Kantor Disperindag Muara Enim, Kamis (5/12).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 30 orang yang berasal dari wilayah Kabupaten Muara Enim. Sedangkan narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (HKI) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI Ahmad Ripadi SH MSi.

Kepala Disperindag Muara Enim Syarfudin, mengatakan bahwa Hak Kekayaan lntelektual (HKI) atau Intellectual Property Rights (IPR) adalah hak alamiah atau hak dasar yang dimiliki seseorang berkaitan dengan lntelektualitas yang meliputi akal atau rasio manusia yang harus dihormati dan dihargai oleh manusia lainnya. Seseorang yang telah mencurahkan usahanya untuk menciptakan atau menghasilkan karya intelektual tentu mempunyai hak alamiah atau hak dasar untuk memiliki dan mengontrol segala yang telah di ciptakan atau dihasilkannya.

Kabupaten Muara Enim, lanjut Syafrudin memiliki luas wilayah yang mencapai 7.500 km persegi memiliki 22 Kecamatan dengan beragam budaya asli dan juga memiliki beraneka ragam kekayaan alam yang berpotensi untuk lebih dikembangkan. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Muara Enim telah memiliki usaha-usaha baik jenis usaha mikro, kecil, menengah sampai besar, dengan memunculkan beragam kreasi baik pangan maupun kerajinan.

Untuk itu, kata dia, pemahaman dan kesadaran masyarakat adalah merupakan unsur penting dalam perlindungan HKI, maka dipandang perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sistem Kekayaan Intelektual Nasional. Diantaranya adalah dengan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Merk dan Desain ini.

Kegiatan Sosialisasi Hak Kekayaan lntelektual (HKI) Merk dan Desain ini adalah untuk membangun komunikasi, koordinasi dan kerjasama kemitraan antara lnstansi Pemerintah dan Dunia Usaha khususnya Pelaku lndustri Mikro, Kecil dan Menengah sehingga permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Pelaku lndustri dapat teratasi secara bersama dan terintegrasi.

“Kepada peserta untuk sungguh memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menggali pengetahuan dan wawasan sebanyak mungkin dari narasumber,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Industri Dr Dessy menambahkan, bahwa tujuan kegiatan ini untuk membangun komunikasi, koordinasi dan kerjasama Kemitraan antara lnstansi Pemerintah dan Dunia Usaha khususnya Pelaku Usaha lndustri Kecil dan Menengah, Menyebarkan informasi tentang HKI bagi Masyarakat dan Pelaku IKM secara efektif dan efisien serta Membuka wawasan dan pengetahuan bagi Pengusaha IKM tentang arti pentingnya Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya