oleh

Penundaan Kompetisi Juga Berdampak Pada Timnas U-19

Sumeks.co – PSSI memahami keputusan yang di ambil oleh pihak kepolisian yang tidak bisa memberi izin keramaian pada kompetisi di setiap jenjang. Baik Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3 yang digelar asosiasi PSSI daerah juga batal digelar Oktober ini.

Seperti disampaikan Ketum PSSI Mochamad Iriawan, elemen sepakbola mulai dari pemain, pelatih, ofisial, dan perangkat pertandingan merasakan dampak dari penundaan ini. Dampak itu rupanya turut dirasakan oleh penggawa Timnas U-19 yang kini tengah berada di Kroasia untuk menjalani Training Center (TC).

Dikatakan Iwan dalam keterangan pers yang disampaikannya di kantor Kemenpora, Selasa (29/9), dampak penundaan ini membuat Timnas U-19 asuhan Shin Tae-Yong akan tetap berada di luar negeri selama kompetisi belum dimulai.

“Rencananya awal Oktober mereka akan pulang dan bergabung di klub nya masing masing. Tetapi karena liga ditunda, maka kami putuskan Timnas tetap bertahan di luar negeri,”kata Iwan Bule -sapaan akrabnya.

Bukan tanpa sebab, kembalinya para pemain usai menjalani TC ini selayaknya bisa mengasah kemampuan mereka dengan bermain di kompetisi. Namun nyatanya, saat kompetisi ditunda, para pemain akan “menganggur”,

Itu sebabnya, Iwan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan tim pelatih untuk memastikan masa depan timnas U-19, dalam rangkaian persiapan setelah kompetisi resmi ditunda.

“Segera kita komunikasikan, karena kepulangan mereka (saat ini) juga tidak akan berarti apa apa pada peningkatan skill,”ungkap Iwan. (aja)

Komentar

Berita Lainnya