oleh

Penyelaman Dihentikan, Bangkai Bus Sriwijaya Dievakuasi Bertahap

SUMEKS.CO – Hingga hari ke 4, Jumat (27/12) proses pencarian korban kecelakaan Bus Sriwijaya yang terjun ke jurang Lematang, Pagar Alam masih terus dilakukan. Namun pencarian kali ini tidak ada penyelaman.

Proses evakuasi puluhan korban bus Sriwijaya masuk jurang saat melintas di Liku Lematang hari ini (27/12/2019) sudah memasuki hari keempat. Foto: Almi/SUMEKS.CO

“Di hari ke 4 ini proses pencarian masih terus dilakukan. Tetapi kita tidak melakukan penyelaman di sungai lagi,” kata Humas Basarnas Palembang, Taufan, saat dikonfirmasi, Jumat (27/12).


Pencarian dengan cara menyelam dihentikan karena hingga saat ini informasi didapat hanya ada 48 orang penumpang dalam bus. Yang sudah dievakuasi tim SAR gabungan tercatat 35 meninggal dunia dan 13 mengalami luka.

“Memang informasi dari kernet yang selamat bernama Reki, ada sekitar 50-an orang penumpang. Tetapi dia juga tidak tahu jumlah pastinya,” terang Taufan.

Tim SAR gabungan, meminta apabila masih ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera malapor ke posko pengaduan. Dengan begitu proses penyelaman bisa kembali dilakukan.

“Sejauh ini belum ada laporan keluarga korban yang hilang. Kalau ada, kita segera melakukan penyelaman. Untuk kemarin, proses pencarian dan penyelaman dilakukan sampai radius 6 Km karena arus cukup deras,” kata Taufan.

Penyidik dari Direktorat Ditlantas Polda Sumsel dan Polres pagar Alam terus melakukan evakuasi secara bertahap terhadap bangkai bus. Hal ini untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan pada Selasa (23/12) malam lalu.


“Yang jelas sejauh ini kita masih menunggu dan menerima informasi baik dari masyarakat, keluarga atau pihak lain terkait insiden kecelakaan ini,” tukas Taufan.(dho)

Komentar

Berita Lainnya