oleh

Penyelundupan Harley di Pesawat Garuda Rugikan Negara Rp 1,5 Miliar

SUMEKS.CO-Konferensi pers penyelundupan motor gede Harley Davidson di pesawat Garuda berlangsung Kamis siang (05/12). Konferensi pers berlangsung di gedung Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh menteri BUMN Erick Thohir dan Menkeu Sri Mulyani.

Skandal penyelundupan moge Harley-Davidson (HD) dan sepeda lipat Brompton lewat pesawat baru terjadi di internal maskapai  Garuda Indonesia. Pengiriman barang secara ilegal itu dinilai merugikan negara.

“Perkiraan total kerugian negara berkisar antara Rp532 juta-Rp1,5 miliar,” ujar Menteri Keuangan, Sri MUlyanisaat jumpa pers di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Menkeu menyebut, moge Harley-Davidson yang diselundupkan oleh Dirut Garuda merupakan motor bekas keluaran tahun 1970-an. Saat ditelusuri, harga moge tersebut bervariasi antara Rp200-Rp800 juta. Sementara, dua sepeda lipat Brompton yang disita bernilai Rp50-60 juta per unit.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu menuturkan, barang ilegal tersebut ditemukan di lambung pesawat yang memuat bagasi penumpang. Saat itu, ditemukan beberapa koper bagasi penumpang dan 18 koli yang memiliki claimtag penumpang Koli-koli tersebut berisisparepart Harley dan sepeda Brompton.

Barang-barang tersebut dinilai melakukan pelanggaran kepabeanan karena tidak membayar bea masuk dan pajak yang merugikan negara. Untuk itu, dia meminta investigasi lebih lanjut.

“Saya perintahkan Bea Cukai untuk lakukan pemeriksaan, selesaikan seluruh kasus ini, dan melakukan penyelidikan sesuai perundang-undangan yang berlaku,” ucapnya. (idn/fin)

Komentar

Berita Lainnya