oleh

Penyidik Kejati Sumsel Mulai Panggil Pejabat Empat Lawang

Sumeks.co – Tim penyidik Kejati Sumsel dikabarkan memanggil sejumlah pejabat Kabupaten Empat Lawang pada Senin (3/8). Pemanggilan ini diduga terkait dugaan gratifikasi fee proyek normalisasi sembilan titik sungai di kabupaten tersebut. Ada tiga orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Betul sudah dipanggil beberapa orang terkait Empat Lawang. Hanya diambil keterangan saja,”kata Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH kepada awak media. Informasi menyebut jika tiga orang yang dimintai keterangan tersebut merupakan orang dekat Bupati. Tapi Khaidirman tak mau menyebut pasti.

“Masih penyelidikan,”tambahnya. Sebab dalam penyelidikan dan penyidikan sebuah kasus, pemanggilan dilakukan dalam proses pengumpulan bahan keterangan.

Sebelumnya diberitakan, pada Senin (27/7) Kepala Dinas PUPR Empat Lawang diambil keterangan oleh penyidik Pidsus Kejati Sumsel atas dugaan kasus normalisasi sungai di 9 titik senilai Rp 54 miliar.

Diketahui, proyek senilai Rp 54 miliar itu berasal dari dana bantuan gubernur (Bangub), untuk normalisasi sungai di 9 titik banjir dan sering terjadi pendangkalan, sehingga aliran sungai perlu dikeruk

Kesembilan titik itu adalah di Sungai Musi sekitar Pulau Emas, Sungai Musi Desa Baturaja Lama dan Baturaja Baru, Sungai Nibung di desa Lubuk Layang, Sungai Air Betung di desa Tanjung Agung Ulumusi, Sungai Seguring di desa Terusan Air Selimang Ulumusi, Sungai Saling, Sungai Keruh di desa Padang Gelai sampai ke Muara Sindang Kecamatan Paiker.

Kasus ini mendapat sorotan dari Pengamat Kebijakan Publik Sumsel, Joko Siswanto. “Fee proyek itu bagian dari korupsi dan tidak boleh dilakukan. Jadi harus diusut sampai tuntas. Harus dicek benar atau tidak atas dugaan dan sumber informasi itu,” katanya kepada awak media Rabu (29/7). (aja)

 

Komentar

Berita Lainnya