oleh

Penyulingan Minyak Ilegal Terbakar

SUMEKS.CO, BAYUNG LENCIR – Aktivitas penyulingan minyak ilegal di Desa Sukajaya, Kecamatan Bayung Lencir,  Kabupaten Muba, Sumsel ternyata masih berjalan. Bahkan kini cenderung membahayakan, terbukti Selasa (20/4) sekitar pukul 21.00 WIB sebuah lokasi penyulingan minyak illegal di Dusun 2 desa tersebut terbakar.

Kobaran api bahkan nyaris mengenai pemukiman penduduk di sekitar lokasi di tengah perkebunan karet. Informasi dihimpun, peristiwa tersebut sempat membuat panik penduduk sekitar karena kobaran api membumbung tinggi hingga membuat suasana di lokasi terasa di siang hari.

Api membakar ratusan drum berisikan bahan bakar minyak (BBM). Kejadian bermula ketika salah satu pekerja melakukan aktivitas membakar sampah di sekitar lokasi tempat penyulingan minyak milik Dedi (42) warga Provinsi Jambi.

Beberapa waktu kemudian, sang pekerja meninggalkan bekas tempat pembakaran sampah. Nahasnya, salah satu percikan api, menyambar ke bagian tempat penampungan penyulingan minyak.

Sejurus kemudian, api kemudian menyambar drum-drum berisikan bensin dan solar. Warga sekitar serta pekerja di penyulingan panik, dan berusaha memadamkan api yang berkobar dengan menggunakan air dicampur detergen.

Api baru berhasil dipadamkan pukul 23.41 WIB, beruntung, dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kejadian begitu cepat sekali, tiba-tiba, ada suara ledakan yang begitu hebat, dan seketika ratusan drum berisikan minyak itu terbakar, serta menghanguskan camp-camp penyulingan,” ujar salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Dia bersama rekan kerja yang lain berusaha memadamkan api dengan cara mencampurkan air dengan cairan ditergen. Sehingga kobaran api yang telah besar itu dengan mudah dipadamkan.

“Beruntung kejadian tidak begitu lama, akan tetapi drum berisikan minyak itu ludes terbakar,” tukasnya

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin SH, ketika dikonfirmasi terkait tempat penyulingan minyak terbakar membenarkan, menurutnya, laporan sudah diterima.

“Ya, sudah ditangani semalam, sepertinya sudah ada yang diamankan oleh Satreskrim. Lokasi kejadian telah kita pasang garis polisi agar tidak dimasukan oleh orang lain, ” katanya.

Ali meminta, agar aktifitas penyulingan minyak secara illegal ini hendaknya untuk sementara dihentikan. “Apalagi lokasi kejadian tidak jauh dari pemukiman penduduk, yang cukup membahayakan,” imbuhnya. (kur)

Komentar

Berita Lainnya