oleh

Penyuluhan Sembari Bagi Masker

PALEMBANG – Dampak buruk kabut asap saat ini telah mengintai kesehatan masyarakat. Untuk mengantisipasi supaya tidak timbulnya korban yang terlalu banyak, Dinas Kesehatan Sumsel memberikan penyuluhan kepada pelajar SMA/SMK di Palembang.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy menerangkan, tujuan pihaknya memberikan penyuluhan kepada anak-anak SMA/SMK supaya bisa membantu memberikan pemahaman kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya.

“Penyuluhan ini tentang antisipasi dampak kabut asap. Bahwa masyarakat diminta untuk meningkatkan upaya dalam menjaga kesehatan, terutama melalui pemakaian masker jika keluar rumah, mengurangi aktifitas di luar rumah, konsumsi makanan dan minuman yang cukup,” papar Lesty disela kunjungannya ke SMAN 19 Palembang, Kamis (12/9).

Selain SMAN 19 Palembang, pihaknya juga memberikan penyuluhan kepada siswa di SMKN 2 Palembang dan MAN 1 Palembang. Lesty berharap, kegiatan yang sama juga dilakukan Dinkes kabupaten/kota yang ada di Sumsel terkhusus daerah yang terdampak langsung kabut asap.

“Dalam kunjungan ke sekolah-sekolah kemarin (12/9), kita juga bagi-bagi masker kepada anak didik. Seperti di SMAN 19 sedikitnya 1.500, MAN 1 berjumlah 1.500 dan SMKN 2 sedikitnya 3.000,” terang Lesty.

Lesty juga menginginkan para siswa SMA/SMK ini bisa menjadi agent of change bagi keluarga dan masyarakat tempat mereka tinggal terhadap bahaya yang ditimbulkan kabut asap. Maka dari itulah, pihaknya memberikan pemahaman cara penggunaan masker yang baik dan benar kepada siswa.

“Masker ini kan mudah didapat, bisa dibeli di warung, minimarket, atau dimanapun dan harganya juga terjangkau. Jadi setelah mendapatkan penyuluhan ini masyarakat hendaknya mengerti mengenai dampak asap bagi kesehatan,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya