oleh

Penyuntikan Perdana Vaksin Gubernur dan Forkopimda Sumsel Selesai Digelar

SUMEKS.CO, Palembang – Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi jajaran Forkopimda Sumsel melaksanakan Vaksinasi COVID 19 di Puskesmas Gandus, Jl TP Sopyan Kenawas no 690, Kec Gandus, Palembang. Kamis (14/1/2021).

Berdasarkan pantauan SUMEKS.CO di lokasi Vaksinasi, kedatangan Panglima Kodam (Pangdam) II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi sedikit lebih dahulu datang dari Gubernur Herman Deru lalu di ikuti Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri.

Mereka bertiga Pukul 09.40 WIB sudah berada di ruang tunggu Puskesmas. Selanjutnya Danrem 044/ Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, Kasdam Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Irdam II Sriwijaya Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo, Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Puji Cahyono, Kepala BPPOM Sumsel Yosef Dwi Irawan, Direktur RSUD Siti Fatimah dr Syamsuddin Isaac Suryamanggala, Ketua PPNI Sumsel H Subhan.

Agendanya penyuntikan dilakukan, tepat pukul 10.00 WIB, berada di halaman depan Puskesmas Gandus.

Penerima vaksin masing – masing bergantian mendatangi empat meja yang setiap meja bertugas dua orang Vaksinator.

Foto : Bima/Sumeks.co

Penyuntikan dimulai oleh Gubernur. Pertama Gubernur menuju meja registrasi (meja 1) setelah registrasi selesai, dilanjutkan ke meja 2 untuk screening, yaitu pengecekan tensi dan konsultasi kesehatan.

“Alhamdullah kondisi kesehatannya (Gubernur.red) setelah dicek dinyatakan baik,” ujar petugas screening.

Setelah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan, penyuntikan vaksin dilakukan di meja ketiga.

Disana Dr Trisnawarman Mkes Dk, telah siap dengan alat suntik yang terisi vaksin Sinovac 0,5 Ml. Yang dipegangnya dengan tangan terbungkus sarung tangan medis.

“Saya berdoa dalam hati, Alhamdulilah berkat pertolongan Allah SWT tidak ada rasa nerveous (gugup.red) saat melakukan penyuntikan,” ucap dokter Trisna, yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Sumsel.

Usai disuntik Gubernur tersenyum lega terpancar dari anak matanya saat menatap ke kamera wartawan. “tidak sakit kok,” kata gubernur sembari menunjuk tangan kirinya yang disuntik.

Foto : Bima/Sumeks.co

Gubernur bergegas, menuju meja keempat, yang merupakan meja terakhir, untuk mendapatkan sertifikat atau surat bukti telah divaksin.

Hingga akhirnya tepat pada pukul 10.06 WIB, gubernur menyelesaikan semua renteran vaksinasi.

Begitupun selanjutnya, dengan skema yang sama. Pada pukul 10.09 WIB, giliran Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi da dilanjutkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, disuntik pada pukul 10.18 WIB.

Setelah melakukan tahapan observasi selama 30 menit, gubernur keluar dari ruang observasi dan memberikan keterangan kepada khalayak media.

“Rasanya divaksin itu tidak ada rasa apa apa, tidak ada rasa nyeri, alhamdulilah 30 menit masa observasih sudah selesai. Bahkan Pak Kapolda dan Danrem melakukan puasa sunah. Tentu setelah ini selama 14 hari kedepan kami akan mengikuti proses melihat perkembangan. Untuk itu Kita bersama bertekad untuk Sumsel lepas dari pandemi COVID-19. Terimakasih untuk semua tanpa terkecuali,” tutupnya.

Total ada 12 orang yang mengikuti kesempatan penyuntikan perdana di Sumsel ini. Tapi cuma 10 orang yang bisa menyelesaikan semua skema vaksinasi.

Dua penerima yakni Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumsel Babel dan Bengkulu, Erna Wijaya Kusuma dan Ketua IDI wilayah Sumsel Dr KH Rizal Sanif, terpaksa ditunda untuk disuntik Vaksin COVID-19. Pasalnya, mereka berdua tidak lulus di meja screening kesehatan.

“Hasil tensi mereka diatas ambang normal yang ditetapkan sebelumnya (140/90). Mereka bila kondisi kesehatannya sudah baik akan disuntik vaksin, segera,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy Apt MKes.

Sambung Lesty, usai semua penerima disuntik vaksi, mereka melakukan observasi selama 30 menit. Yang mana gunanya untuk melihat perkembangan kesehatan. “Alhamdulillah sejauh ini semua aman dan sehat,” pungkasnya. (Bim)

Komentar

Berita Lainnya