oleh

Peralatan BBLK Rusak, Enam Keluarga SU Belum Swab

SUMEKS.CO- BATURAJA – Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten OKU masih menunda tes swab untuk kontak erat SU (68). Yakni pasien suspect covid-19 yang meninggal di RSUP Moehammad Hoesin Palembang.

Juru bicara satgas covid-19 OKU, Rozali SKM, Senin (20/5/2020) mengatakan, pihaknya menerima pemberitahuan dari BBLK Palembang bahwa hingga Selasa 21 Juli besok BBLK belum bisa menerima spesimen swab ke BBLK.

Lho kok ? Ya, alat pemeriksaan rusak.

Diakui Rizali, ada 6 orang kontak erat dengan SU pasien yang Susfect terkonfirmasi positif covid-19. Mereka adalah keluarga dari SU sendiri.

“Ada enam kontak erat yang rencananya kita swab, namun belum bisa dilakukan lantaran peralatan yang digunakan untuk memeriksa swab di BBLK Palembang masih rusak,” Kata Rozali.
Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan OKU ini, Swab terhadap keluarga atau kontak erat akan dilakukan pada Selasa esok, alasannya jika diambil terlalu cepat pihaknya tidak bisa langsung segera mengirim ke BBLK.

” Kalau diambil sekarang, nanti terlalu lama di kita, oleh karena Rabu sudah bisa kirim swab, maka Selasa akan kita kirim swab nya ke BBLK Palembang,” jelasnya.

Untuk diketahui, SU warga KPR Tiga Gajah Kelurahan Sukajadi Kecamatan Baturaja Timur pasien terkonfirmasi positif covid-19 meninggal dunia dan dimakamkan di Pemakaman Umum Tiga Gajah Indah RT. 5 RW. 2 Kel. Talang Jawa Kec. Baturaja Barat Kab. OKU Pada hari Kamis 16 Juli sekira jam 22.00 Wib.

SU sebelum meninggal diketahui sudah sakit selama 3 minggu dengan penyakit Ginjal, satu minggu di Rumah Sakit Baturaja kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Palembang. Dari hasil Swab SU dinyatakan terkonfirmasi positif.(ar)

Komentar

Berita Lainnya