oleh

Perangkat Desa di Betung Ini Dianiaya karena Dituduh Tak Adil Bagi Bansos 

BANYUASIN – Triono Sanuji, perangkat Desa Suka Mulya,  Kecamatan Betung,  Banyuasin, melapor ke Polsek Betung atas kasus penganiayaan oleh SG warga yang sama, Jumat (29/5) lalu.

Informasinya penganiayaan yang menyebabkan Trio Sanuji luka memar di bagian leher itu,  disebabkan terlapor SG menganggap Trio Sanuji tidak adil dalam Penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat Kabupaten Banyuasin yang terdampak covid 19 terutama di Desa Suka Mulya.

Tri Suci Hartato SH, kuasa hukum korban mengatakan peristiwa penganiayaan itu terjadi Sabtu malam (23/5) lalu,  saat pelapor hendak menuju Simpang Afdeling Dusun II Desa suka Mulya betung.

“Sampai di lokasi,  korban yang menggunakan sepeda motor dipanggil SG.  Selanjutnya menghentikan kendaraannya,”ujarnya didampingi rekan Advokat lainnya Brata Igustian SH dan Kiagus Bahori SH, MSi.

Kemudian tanpa panjang lebar lagi, SG langsung memukul sepeda motor korban menggunakan rantai besi dan langsung menganiaya korban. Setelah itu, terlapor memarahi korban mengenai BLT, karena menganggap korban tidak adil dalam pembagian bantuan tersebut.

Setelah itu warga yang ada di lokasi,  langsung melerai kejadian itu. Ia menerangkan kalau korban masih trauma atas kejadian itu,  sehingga melaporkan kasus penganiayaan ini ke pihak penegak hukum.”Kami minta pihak kepolisian segera memproses laporan ini,”pintainya.

Terpisah,  Triono Sanuji, mengatakan kalau ia masih trauma atas kejadian yang menimpanya tersebut. Ia meminta keadilan, karena ia merasa keluarganya terancam atas kejadian itu. Adanya dugaan BLT tidak tepat sasaran.

Ia selaku perangkat desa hanya bertugas mencatat. “Dan seharusnya bisa dibicarakan,  jangan ada kejadian seperti ini, “katanya.

Sementara itu, Kapolsek Betung AKP Toto Hernanto SH melalui Kanit Reskrim IPDA Adi Usman SH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Iya sudah kita terima (laporan,  red), “katanya. Nantinya akan ditindaklanjuti lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi dan terlapor.   (qda)

Komentar

Berita Lainnya