oleh

Peras Perusahaan, Oknum LSM Dibekuk

-Hukum, Lainnya-118 views

MUARA ENIM-Maksud dihati ingin mendapatkan uang, tetapi malah berurusan dengan pihak berwajib. Itulah yang dialami Setiaji (40), warga Dusun III, Desa Sumaja Makmur, Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim.

Oknum LSM ini diamankan petugas Polsek Gunung Megang, Rabu (2/10) sekitar pukul 11.30 WIB, diduga terlibat kasus pemerasan terhadap manajemen perusahaan PT Sumatera Agro Teknik atau CV Anugrah ALam Lestari, terkait masalah limbah perusahaan tersebut.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp2,5 juta dalam bentuk pecahan 100 ribu, serta lembaran kertas slip transfer bank sebesar Rp2 jta dan Rp500 ribu.

Akibat perbuatan pelaku membuat korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Kini pelaku bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Gunung Megang untuk menjalani proses hukum.

Kejadian tersebut berlangsung di kantor Kepala Desa Kayuara Sakti, Kecamatan Gunung Megang, Rabu (2/10) sekitar pukul 11.30 WIB.

Awal mula kejadian itu perwakilan manajemen perusahaan menemui pelaku di kantor Kepala Desa Kayuara Sakti. Karena sebelumnya perwakilan manajemen selaku korban meminta pelaku datang ke kantor Kades tersebut untuk melakukan pertemuan.

Pertemuan itu menindak lanjuti penyampaian pelapor bahwa  perusahaan tersebut tidak layak mengerjakan proyek peremajaan tanaman kelapa sawit yang nilainya cukup besar mencapai Rp5 miliyar.

Kuat dugaan perusahaan menggunakan bahan bakar minyak solar bersubsidi untuk mengoperasikan alat beratnya. Lalu pelaku mengancam perusahaan akan mengeksposenya kepada media dan akan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Namun jika perusahaan mau memberikan kontribusi, maka pelaku tidak akan mengeksposenya kemedia. Dia juga minta agar dilibatkan dalam pengerjaan proyek peremajaan kalapa sawit tersebut.

Karena jika tidak dilibatkan, maka keamanan peralatan perusahaan tidak akan terjamin. Akhirnya perushaan memberikan yang kepada pelaku sebesar Rp2,5 juta. Sebelumnya perusahaan juga telah memberikan uang sebesar Rp2,5 juta melalui via transfer bank.

Atas kejadian itu manajemen perusahaan melaporkan pelaku ke Polsek Gunung Megang. Menindak lanjuti aporan tersebut, tanpa buang waktu, Kapolsek Gunung Megang, AKP Feryanto, langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil membekuk pelaku.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Kamis (3/10) membenarkan penangkapan tersebut. “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 369 KUHP,” jelasnya. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya