oleh

Peras Sang Ayah, Ditegur Malah Ngancam Bunuh

-Hukum-180 views

LUBUKLINGGAU – Perilaku Ari Kusmiran alias Ari (24), warga Jl Kenanga I, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II terhadap sang Ayah sangat kurang ajar. Ia memarahi sang Ayah dan meminta uang dengan cara memaksa dan memeras.

Kejadian itu dialami sang Ayah yakni Muslim, Sabtu (13/7) sekitar pukul 01.30 WIB didepan rumah. Dan kejadian itu dilihat saudara kandungnya yakni Ade Hariyadi (23) yang langsung menegur tersangka Ari. Namun tersangka tidak senang dan mengancam akan membunuh saudaranya itu.

“Korban (Ade) melaporkan kejadian ke Polsek berdasar LPB / 83 / VII / 2019 /RES LLG / SEK LLG Utara, 15 Juli 2019,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Harison Manik.

Kejadian terjadi saat tersangka memarahi sang Ayah di luar rumah. Tersangka meminta uang dengan cara memaksa. Korban menegur tersangka. Namun tersangka tidak terima. Lalu tersangka mengambil motor korban dan mengancam korban ingin membunuhnya sambil merusak motor menggunakan parang.

“Korban berhasil masuk kedalam rumah untuk menyelematkan diri dan mengunci rumah,” jelasnya.

Tersangka kemudian pergi sekitar pukul 08.00 WIB. Korban lantas bercerita kepada kakaknya yang lain yang menjadi saksi yakni Aan Sangkutiyar. Lalu korban dan saksi mengungsikan kedua orang tua mereka dengan mengontrak ditempat lain di daerah Kelurahan Sidorejo.

“Ketika saksi dan korban kembali lagi kerumah untuk mengambil barang-barang, di lorong dekat rumah itu, korban bertemu dengan tersangka,” bebernya.

Tersangka langsung mengejar korban sambil membawa parang dan berkata “Mati Kau Kubunuh”. Korban dan saksi berlari untuk menyelamatkan diri. Lantas kejadian itu diceritakan saksi dan korban kepada keluarganya yang lain. Dan semua keluarga sepakat agar tersangka dilaporkan ke Polisi.

“Saksi dan korban melaporkan kejadian ke Polsek,” ujarnya.

Saksi dan korban menjelaskan bahwa tersangka memang pecandu narkoba dan sudah pernah menjalani pembinaan di BNN Lubuklinggau. Tersangka juga memang sering kedapatan mengkonsumsi narkoba. Dan apabila meminta uang dengan orang tuanya selalu memaksa dan diperas.

“Saksi korban dan orang tuanya mengalami trauma dan ketakutan akibat diancam tersangka,” ungkapnya.

Tersangka ditangkap, Senin (15/7) sekitar pukul 13.00 WIB dirumahnya. Tersangka diamankan tanpa melakukan perlawanan kemudian dilakukan penggeledahan didalam rumah tersangka. Ditemukan barang bukti (BB) senjata tajam jenis parang yang digunakan tersangka mengancam korban dan sepeda motor.

Selain itu, ditemukan pula barang-barang yang diduga sebagai alat konsumsi narkoba jenis sabu didalam kamar tersangka. “BB yang disita satu bilah sajam jenis parang, satu unit motor Honda Supra Fit BG 3134 GF milik korban. Lalu alat-alat hisap sabu (5 bungkus klip plastik sabu bekas pakai, 6 buah korek api gas, 2 buah bong dan 4 buah lem aibon),” pungkasnya.(Wek)

Komentar

Berita Lainnya