oleh

Perbaikan Lampu Jalan Umum di OKU Nyaris Dilakukan Tiap Hari

BATURAJA –  Lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) banyak mengalami kerusakan. Petugas dinas perhubungan (Dishub) OKU seringkali menerima laporan warga soal kerusakan lampu PJU.

“Kalau lampu PJU sering rusak,” kata Kadishub OKU Firmansyah, dikonfirmasi, Minggu (5/7).

Disebutnya, dalam tahun ini anggaran untuk program perbaikan lampu jalan sebesar Rp300 juta. Petugas hampir setiap hari menerima laporan kerusakan lampu PJU. Firmansyah mengaku tidak terlalu hafal jumlah titik PJU yang rusak.

Karena kadang sebutnya, kerusakan lampu PJU itu terjadi berulang pada satu titik.

Kerusakan yang terjadi juga bukan hanya disebabkan karena masalah lampunya. Tapi pada alat, seperti alat fotocell, alat otomatisnya rusak atau mati. Sehingga menyebabkan lampu PJU tetap menyala pada siang hari. Kerusakan bisa berbagai faktor, termasuk cuaca dan masalah kelistrikan.

Karena lampu PJU di OKU dominan menggunakan pengatur alat otomatis.

Sedangkan penggunaan saklar, hanya daerah tertentu seperti dekat perumahan. Karena ini harus dimatikan melalui saklar oleh warga yang tinggal dekat lokasi.

Untuk perbaikan lampu PJU, lanjut Firmansyah, petugas lebih fokus untuk di sekitar kota, Kecamatan Baturaja Barat dan Kecamatan Baturaja Timur. Untuk luar kota, waktu perlu dipersiapkan khusus.

Disebutnya, untuk luar kota seperti di Peninjauan juga petugas menerima laporan. Tapi kadang cukup kerepotan untuk mengcover perbaikan.

“Artinya kalau di luar kota perbaikan harus ngepul di satu titik,” ujarnya.

Anggaran yang ada, sambung Firmansyah, kalau untuk keseluruhan perbaikan tidak akan mencukupi. Apalagi jumlah lampu PJU di Kabupaten OKU sekitar 2.500 titik. “Perbaikan lampu PJU disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ujarnya. (bis)

Komentar

Berita Lainnya